Aneka ragam suku bangsa dan budaya
Nusantara
Badik Riau
Karih Ruduh Piarit Sumbar
Tombak Trisula Sumsel
Piso Gaja Dompak Sumut
Badik Sulsel
Pasatimpo Sulteng
Keris Sultra
Sundu NTT
Clurit Jatim
Keris Bali
Keris Bujak Beliung Kalse
Keris Peda Sabel Sulut
Keris Jogyakarta
Mandau Kalbar
Mandau Kaltim
Mandau Lunjuk Sumpit Randu Kalteng
Keris Sampari Sondi NTB
Pisau Belati Papua
Pedang Jenawi
Salawaku Kalawai
Rencong Aceh
Kuduk-Badik-Rudus Bengkulu
Badik-Parang-Golok Jakarta
Kujang Nabar
Keris Jawa Tengah
Terapang-Pehduk-Payan Lampung
Mohon dikoreksi dan mohon maaf kalau
ada kesalahan
NAMA 34 PROVINSI di INDONESIA
LENGKAP DENGAN PAKAIAN, TARIAN, RUMAH ADAT, SENJATA TRADISIONAL,SUKU,PETA dan GAMBAR
NAMA PROVINSI DI SUMATERA INDONESIA
LENGKAP DENGAN PAKAIAN, TARIAN, RUMAH ADAT, SENJATA TRADISIONAL,SUKU,PETA dan GAMBAR
NAMA PROVINSI DI SUMATERA INDONESIA
1.Provinsi Nanggro Aceh Darussalam (NAD) Ibukota nya adalah Banda Aceh
Berdiri :7 Desember 1959
Dasar Hukum : UU 24/1956
Letak :Pulau Sumatera ( 2º-6ºLU dan 95º-99ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BL
Luas Wilayah : 57.365,57 km².
Bandar Udara : Sultan Iskandar Muda ( Banda Aceh)
Pelabuhan Laut : Balohan (Sabang)
Pahlawan : Teuku Umar, Cut Nyak Dhien, Teuku Cik Di Tiro, Teuku Nyak Arief, Sultan Iskandar Muda,dll.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Syah Kuala (UNSYIAH),Universitas Iskandar Muda (UNIDA) Universitas
Muhammadiyah (UNMUHA), IAIN Ar-Raniry, Universitas Malikussaleh
(Lhokseumawe), Universitas Abulyatama (Kota Baro, Aceh Besar), Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIK)
Makanan Khas Daerah : Timpan, Masak udang cumi, Gulai Aceh,Daging masak pedas,
Korma kambing, Sie Reubeouh cuka, Gulai kepala ikan,Kanji Rumbi,dll.
Obyek Wisata : Taman Nasional Gunung Leuser, Mesjid Baiturrahman, Taman Laut Pulau Rubiah, Danau Anuek, Laout, Bekas Kerajaan Samudera Pasai, Pemandian Air Panas Simpang Balek, Danau Laut Tawar, Perpustakaan Islam Tanah Abee (khusus menyimpan buku-buku Islam), Museum Negeri Banda Aceh, Gunongan (sebuah bangunan yang merupakan gunung buatan) dll.
(Lhokseumawe), Universitas Abulyatama (Kota Baro, Aceh Besar), Sekolah Tinggi Ilmu Kehutanan (STIK)
Makanan Khas Daerah : Timpan, Masak udang cumi, Gulai Aceh,Daging masak pedas,
Korma kambing, Sie Reubeouh cuka, Gulai kepala ikan,Kanji Rumbi,dll.
Obyek Wisata : Taman Nasional Gunung Leuser, Mesjid Baiturrahman, Taman Laut Pulau Rubiah, Danau Anuek, Laout, Bekas Kerajaan Samudera Pasai, Pemandian Air Panas Simpang Balek, Danau Laut Tawar, Perpustakaan Islam Tanah Abee (khusus menyimpan buku-buku Islam), Museum Negeri Banda Aceh, Gunongan (sebuah bangunan yang merupakan gunung buatan) dll.
Peninggalan Sejarah :
1.Kherkoff,Kuburan Belanda yang membuktikan perlawanan
rakyat Aceh terhadap penjajahan Belanda.
2. Makam Sultan Iskandar Muda, yang merupakan simbol kejayaan dari Kerajaan Aceh pada masa lalu.
1.Kherkoff,Kuburan Belanda yang membuktikan perlawanan
rakyat Aceh terhadap penjajahan Belanda.
2. Makam Sultan Iskandar Muda, yang merupakan simbol kejayaan dari Kerajaan Aceh pada masa lalu.
Industri dan Pertambangan : Pabrik
Semen Andalas,Pupuk AAF,Minyak,Emas, dan Perak.
Tarian Tradisional : Tari Seudati,
Tari Saman Meuseukat
Rumah Adat : Rumah Krong Bade
Senjata Tradisional : Rencong
Lagu Daerah :Bungong Jeumpa, Lembah Alas, Piso Surit
Suku : Aceh, Gayo, Alas, Kluet, Tamiang, Singkil, Anak Jame, Simeleuw, dan Pulau
Pakaian Adat : Pidie
Alat Musik Tradisional : SERUNE KALEE (sumber bunyi : Aerofon, DITIUP SERTA TERDAPAT LUBANG YANG DIMAINKAN DENGAN JARI SEBAGAI PENGATUR NADA)
Rumah Adat : Rumah Krong Bade
Senjata Tradisional : Rencong
Lagu Daerah :Bungong Jeumpa, Lembah Alas, Piso Surit
Suku : Aceh, Gayo, Alas, Kluet, Tamiang, Singkil, Anak Jame, Simeleuw, dan Pulau
Pakaian Adat : Pidie
Alat Musik Tradisional : SERUNE KALEE (sumber bunyi : Aerofon, DITIUP SERTA TERDAPAT LUBANG YANG DIMAINKAN DENGAN JARI SEBAGAI PENGATUR NADA)
Julukan : Kota Serambi Mekkah
2.Provinsi Sumatera Utara (SUMUT)
Ibukota nya adalah Medan
Berdiri : 7 Desember 1959
Dasar Hukum : UU 24/1956
Letak : Pulau Sumatera ( 1º-5ºLU dan 97º-101ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BB (Tapanuli) dan BK (Sumatera Utara)
Luas Wilayah : 71.680 km²
Bandar Udara : Polonia ( Medan )
Pelabuhan Laut : Belawan ( Medan )
Pahlawan : Si Singamangaraja XII,Kyai Haji Zainul Arifin, dll.
Dasar Hukum : UU 24/1956
Letak : Pulau Sumatera ( 1º-5ºLU dan 97º-101ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BB (Tapanuli) dan BK (Sumatera Utara)
Luas Wilayah : 71.680 km²
Bandar Udara : Polonia ( Medan )
Pelabuhan Laut : Belawan ( Medan )
Pahlawan : Si Singamangaraja XII,Kyai Haji Zainul Arifin, dll.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Negeri Medan, Universitas Sumatera Utara(USU),
IAIN Sumatera Utara.
Makanan Khas Daerah : Lalamak, Sangsang, Bika Ambon, Tasak Telu, Anyang, Gulai Tumbuk, Mie Keling, Palai Bada Sibolga,dll
Obyek Wisata : Istana Maimun, Mesjid Raya Medan, Danau Toba, Pulau Nias, Taman Wisata Sikundur, Museum Perjuangan Bukit Barisan, Museum Daerah Sumatera Utara, Pantai Cermin, Kebun Binatang.
IAIN Sumatera Utara.
Makanan Khas Daerah : Lalamak, Sangsang, Bika Ambon, Tasak Telu, Anyang, Gulai Tumbuk, Mie Keling, Palai Bada Sibolga,dll
Obyek Wisata : Istana Maimun, Mesjid Raya Medan, Danau Toba, Pulau Nias, Taman Wisata Sikundur, Museum Perjuangan Bukit Barisan, Museum Daerah Sumatera Utara, Pantai Cermin, Kebun Binatang.
Peninggalan Sejarah :
1. Biaro Bahal, ditemukan di Padang Sidempuan.
2. Istana Maimun atau Istana Deli.
3. Candi Portibi peninggalan dari Kerajaan Hindu Panai yang memerintah sekitar tahun 1039.
4. Benteng yang dibangun pada masa Kerajaan Majapahit di tahun 1365.
5.Makam Batu Raja-Raja Batak.
1. Biaro Bahal, ditemukan di Padang Sidempuan.
2. Istana Maimun atau Istana Deli.
3. Candi Portibi peninggalan dari Kerajaan Hindu Panai yang memerintah sekitar tahun 1039.
4. Benteng yang dibangun pada masa Kerajaan Majapahit di tahun 1365.
5.Makam Batu Raja-Raja Batak.
Industri dan Pertambangan : Minyak
Bumi, Kertas, Tekstil, Ban Mobil.
Tarian Tradisional : Tari Serampang
Dua Belas, Tari Tor-tor
Rumah Adat : Rumah Bolon
Senjata Tradisional : Piso Surit
Lagu Daerah : Anju Ahu, Bungo Bangso, Cikala Le Pongpong, Bungo Bangso, Butet, Dago Inang Sarge, Lisoi, Madekdek Magambiri, Mariam Tomong, Nasonang Dohita Nadua, Rambadia, Sengko-Sengko, Siboga Tacinto, Sinanggar Tulo, Sing Sing So, Tapian Nauli
Suku : Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Fakfak, Batak Angkola, Batak Toba, Melayu, Nias, Batak Mandailing, dan Maya-maya
Pakaian Adat : Karo
Alat Musik Tradisional : ARAMBA (sumber bunyi : Ideofon, DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS)
Rumah Adat : Rumah Bolon
Senjata Tradisional : Piso Surit
Lagu Daerah : Anju Ahu, Bungo Bangso, Cikala Le Pongpong, Bungo Bangso, Butet, Dago Inang Sarge, Lisoi, Madekdek Magambiri, Mariam Tomong, Nasonang Dohita Nadua, Rambadia, Sengko-Sengko, Siboga Tacinto, Sinanggar Tulo, Sing Sing So, Tapian Nauli
Suku : Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Fakfak, Batak Angkola, Batak Toba, Melayu, Nias, Batak Mandailing, dan Maya-maya
Pakaian Adat : Karo
Alat Musik Tradisional : ARAMBA (sumber bunyi : Ideofon, DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS)
Julukan : Kota Melayu Deli
3.Provinsi Sumatera Barat (SUMBAR) Ibukota nya adalah Padang
Berdiri : 3 Juli 1958
Dasar Hukum : UU 61/1958
Letak : Pulau Sumatera ( 1ºLU-4ºLS dan 98º-102ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BA
Luas Wilayah : 425.75 km²
Bandar Udara : Tabing
Pelabuhan Laut : Teluk Bayur
Pahlawan : Teuku Imam Bonjol, Abdul Muis, M.Hatta, H.Agus Salim, Sutan Syahrir,dll.
3.Provinsi Sumatera Barat (SUMBAR) Ibukota nya adalah Padang
Berdiri : 3 Juli 1958
Dasar Hukum : UU 61/1958
Letak : Pulau Sumatera ( 1ºLU-4ºLS dan 98º-102ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BA
Luas Wilayah : 425.75 km²
Bandar Udara : Tabing
Pelabuhan Laut : Teluk Bayur
Pahlawan : Teuku Imam Bonjol, Abdul Muis, M.Hatta, H.Agus Salim, Sutan Syahrir,dll.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Andalas (UNAND)
Makanan Khas Daerah : Rendang Padang, Lepat ketan, Gulai Pangek, Paniaram, Daging Asam Padeh, Ayam bakar Padang, dll.
Obyek Wisata : Museum Adityawarman, Jam Gadang dan Benteng Fort de Kock, Goa Jepang, Taman Siti Nurbaya, Kepulauan Mentawai, Pantai Air Panas, Danau Maninjau, Danau Singkarak,
Lembah Harau, Lembah Anai, Krang Tirta, Puncak Lawang, dll.
Makanan Khas Daerah : Rendang Padang, Lepat ketan, Gulai Pangek, Paniaram, Daging Asam Padeh, Ayam bakar Padang, dll.
Obyek Wisata : Museum Adityawarman, Jam Gadang dan Benteng Fort de Kock, Goa Jepang, Taman Siti Nurbaya, Kepulauan Mentawai, Pantai Air Panas, Danau Maninjau, Danau Singkarak,
Lembah Harau, Lembah Anai, Krang Tirta, Puncak Lawang, dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Batu Nisan Raja Adityawarman di Limokaum Batusangkar, bertuliskan tahun 1356.
2. Patung Adityawarman ditemukan oleh pemerntah Hindia Belanda di Padangrocok dekat sungai Lansek, yang saat ini disimpan di Museum Nasional Jakarta.
3. Prasasti Besar Pagaruyung, di dapatkan di bukit Gombak bertahun 1356.
4. Prasasti Adityawarman dari Suroaso ( Batusangkar ).
1. Batu Nisan Raja Adityawarman di Limokaum Batusangkar, bertuliskan tahun 1356.
2. Patung Adityawarman ditemukan oleh pemerntah Hindia Belanda di Padangrocok dekat sungai Lansek, yang saat ini disimpan di Museum Nasional Jakarta.
3. Prasasti Besar Pagaruyung, di dapatkan di bukit Gombak bertahun 1356.
4. Prasasti Adityawarman dari Suroaso ( Batusangkar ).
Industri dan Pertambangan : Semen
Padang, Tenun, Timah, Batubara,dan Granit.
Tarian Tradisional : Tari Piring,
Tari Payung
Rumah Adat : Rumah Gadang
Senjata Tradisional : Karih
Lagu Daerah : Ayam Den Lapeh, Barek Solok, Dayung Palinggam, Kambanglah Bungo, Kampuang Nan Jauh Di Mato, Ka Parak Tingga, Malam Baiko, Kampuang nan Jauh di Mato, Kambanglah Bungo, Indang Sungai Garinggiang, Rang Talu
Suku : Minangkabau, Melayu, dan Mentawai, Tanjung Kato, Panyali, Caniago, Sikumbang, dan Gusci
Pakaian Adat : Batu Sangkar
Alat Musik Tradisional : SALUANG (sumber bunyi : Aerofon, DITIUP SERTA TERDAPAT LUBANG YANG DIMAINKAN DENGAN JARI SEBAGAI PENGATUR NADA)
Rumah Adat : Rumah Gadang
Senjata Tradisional : Karih
Lagu Daerah : Ayam Den Lapeh, Barek Solok, Dayung Palinggam, Kambanglah Bungo, Kampuang Nan Jauh Di Mato, Ka Parak Tingga, Malam Baiko, Kampuang nan Jauh di Mato, Kambanglah Bungo, Indang Sungai Garinggiang, Rang Talu
Suku : Minangkabau, Melayu, dan Mentawai, Tanjung Kato, Panyali, Caniago, Sikumbang, dan Gusci
Pakaian Adat : Batu Sangkar
Alat Musik Tradisional : SALUANG (sumber bunyi : Aerofon, DITIUP SERTA TERDAPAT LUBANG YANG DIMAINKAN DENGAN JARI SEBAGAI PENGATUR NADA)
4.Provinsi Riau Ibukota nya adalah
Pekan Baru
Berdiri : 25 Juli 1958.
Dasar Hukum : UU No 61.1958.
Letak : Pulau Sumatera ( 2ºLU-3ºLU dan 100º-109ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BM
Luas Wilayah : 94.561 km².
Bandar Udara : Sultan Syarif Kasim II
Pelabuhan Laut : Bengkalis
Pahlawan : Sultan Syarif Kasim II, Raja Haji Fisabilillah, Raja Ali Haji.
Dasar Hukum : UU No 61.1958.
Letak : Pulau Sumatera ( 2ºLU-3ºLU dan 100º-109ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BM
Luas Wilayah : 94.561 km².
Bandar Udara : Sultan Syarif Kasim II
Pelabuhan Laut : Bengkalis
Pahlawan : Sultan Syarif Kasim II, Raja Haji Fisabilillah, Raja Ali Haji.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Riau ( UNRI ), IAIN Sultan Syarif Qasim
Makanan Khas Daerah : : -
Obyek Wisata : Candi Muara Takus, Batu Pantai Nongsa, Komplek Istana Kerajaan Siak, , Pantai Pasir Panjang, Suaka Alam Kerumutan,Pantai Tanjung Pesona, Semenanjung Senggarai
Makanan Khas Daerah : : -
Obyek Wisata : Candi Muara Takus, Batu Pantai Nongsa, Komplek Istana Kerajaan Siak, , Pantai Pasir Panjang, Suaka Alam Kerumutan,Pantai Tanjung Pesona, Semenanjung Senggarai
Peninggalan Sejarah :
1. Komplek Istana Sultan Sri Siak
Indapura yang dibangun 1898.
Industri dan Pertambangan : Minyak
Bumi, Emas, Perak, Bauksit dan Kertas.
Tarian Tradisional : Tari Joged Lambak, Pedang Jenawi
Rumah Adat : Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar
Senjata Tradisional : Badik
Lagu Daerah :Soleram, Kebangkitan Melayu, Tanjung Katung, Bungo Cempako, Lancang kuning, Ayam Putih Pungguk, Makan Sirih, Uyang Bagan Tak Ondak Belaya, Mak Long, Tuanku Tambusai, Pak Ngah Balek, Puteri Tujuh, Dedap Durhaka, Kutang Barendo.
Suku : Melayu, Akit, Talang Mamak, Orang utan Bonai, Sakai, dan Laut, dan Bunoi
Pakaian Adat : Teluk Belanga dan Kebaya Labuh
Alat Musik Tradisional : GAMBUS (sumber bunyi : Kordofon, DIPETIK DENGAN MENGGUNAKAN JARI, SERTA MEMAINKAN NADA DENGAN MENGGUNAKAN JARI)
Tarian Tradisional : Tari Joged Lambak, Pedang Jenawi
Rumah Adat : Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar
Senjata Tradisional : Badik
Lagu Daerah :Soleram, Kebangkitan Melayu, Tanjung Katung, Bungo Cempako, Lancang kuning, Ayam Putih Pungguk, Makan Sirih, Uyang Bagan Tak Ondak Belaya, Mak Long, Tuanku Tambusai, Pak Ngah Balek, Puteri Tujuh, Dedap Durhaka, Kutang Barendo.
Suku : Melayu, Akit, Talang Mamak, Orang utan Bonai, Sakai, dan Laut, dan Bunoi
Pakaian Adat : Teluk Belanga dan Kebaya Labuh
Alat Musik Tradisional : GAMBUS (sumber bunyi : Kordofon, DIPETIK DENGAN MENGGUNAKAN JARI, SERTA MEMAINKAN NADA DENGAN MENGGUNAKAN JARI)
Julukan : Kota Bertuah,Bumi melayu
lancang kuning, Bumi segantang lada, Bumi gurindam dan Negeri Pantun
5.Provinsi Kepulauan Riau Ibukota
nya adalah Tanjung Pinang
Berdiri : 24 September 2002.
Dasar Hukum : UU No 25/2002
Letak : Pulau Sumatera ( 1ºLS-3ºLS dan 101º-104ºBT )
Dasar Hukum : UU No 25/2002
Letak : Pulau Sumatera ( 1ºLS-3ºLS dan 101º-104ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BM
Luas Wilayah : 13.741 km².
Bandar Udara : Hang Nadim (Batam)
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Batam
Pahlawan : Sultan Syarif Kasim II, Tuanku Tambusai
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :-
Obyek Wisata :Pulau Penyengat
Luas Wilayah : 13.741 km².
Bandar Udara : Hang Nadim (Batam)
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Batam
Pahlawan : Sultan Syarif Kasim II, Tuanku Tambusai
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :-
Obyek Wisata :Pulau Penyengat
Peninggalan Sejarah :
1. Candi Muara Takus. Peninggalan Kerajaan Sriwaijaya di pulau Karimun
2. Puri bekas Yang Dipertuan Muda, salah satu kejayaan Kerajaan Melayu Riau di pulau Penyengat.
3. Prasasti Pasi Panjang ( Batu Bersurat ) di pulau Karimun
1. Candi Muara Takus. Peninggalan Kerajaan Sriwaijaya di pulau Karimun
2. Puri bekas Yang Dipertuan Muda, salah satu kejayaan Kerajaan Melayu Riau di pulau Penyengat.
3. Prasasti Pasi Panjang ( Batu Bersurat ) di pulau Karimun
Industri dan Pertambangan : Pakaian
Jadi dan Batubara
Tarian Tradisional : Tari Tandak
Rumah Adat : Rumah Selaso Jatuh Kembar
Senjata Tradisional : Ulu Kundit, Pedang Jenawi
Suku :Melayu, Siak, dan Sakai
Pakaian Adat : Teluk Belanga dan Kebaya Labuh
Alat Musik Tradisional : GENDANG PANJANG (sumber bunyi : Membranofon, DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
6.Provinsi Jambi Ibukota nya adalah Jambi
Berdiri : 6 Januari 1957.
Dasar Hukum : UU No 61/1958
Letak : Pulau Sumatera ( 1ºLS-3ºLS dan 101º-105ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BH
Luas Wilayah : 244.477 km².
Bandar Udara : Sultan Tahaha Syarifuddin
Pelabuhan Laut : Kuala Tungkal
Pahlawan : Sultan Tahaha Syarifuddin, sultan Mahmud Muhyidina dan Permaisurinya Putri Ayu
( Pahlawan Darah )
Tarian Tradisional : Tari Tandak
Rumah Adat : Rumah Selaso Jatuh Kembar
Senjata Tradisional : Ulu Kundit, Pedang Jenawi
Suku :Melayu, Siak, dan Sakai
Pakaian Adat : Teluk Belanga dan Kebaya Labuh
Alat Musik Tradisional : GENDANG PANJANG (sumber bunyi : Membranofon, DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
6.Provinsi Jambi Ibukota nya adalah Jambi
Berdiri : 6 Januari 1957.
Dasar Hukum : UU No 61/1958
Letak : Pulau Sumatera ( 1ºLS-3ºLS dan 101º-105ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BH
Luas Wilayah : 244.477 km².
Bandar Udara : Sultan Tahaha Syarifuddin
Pelabuhan Laut : Kuala Tungkal
Pahlawan : Sultan Tahaha Syarifuddin, sultan Mahmud Muhyidina dan Permaisurinya Putri Ayu
( Pahlawan Darah )
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Negeri Jambi (UNJAM), Insititut Agama Islam Negeri (IAIN)
Makanan Khas Daerah : Tempoyak, Gulai Rebung Jambi, Putri Kandis Pelangi,dll.
Obyek Wisata : Danau Kerinci, Taman Anggrek, Goa Alam Toangko, Candi Muara Jambi, Air Panas Bumi, Danau Sipin, Taman Mayang Manggurai, Goa Alam Tingkap, Taman rimba, Danau Ladeh Panjang, Batu Bertulis Karang Birahi, Taman Nasional, Berbak, Taman Nasional Kerinci,dll.
Makanan Khas Daerah : Tempoyak, Gulai Rebung Jambi, Putri Kandis Pelangi,dll.
Obyek Wisata : Danau Kerinci, Taman Anggrek, Goa Alam Toangko, Candi Muara Jambi, Air Panas Bumi, Danau Sipin, Taman Mayang Manggurai, Goa Alam Tingkap, Taman rimba, Danau Ladeh Panjang, Batu Bertulis Karang Birahi, Taman Nasional, Berbak, Taman Nasional Kerinci,dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Flakes Obsidian, benda purbakala berasal dari Kerinci.
2. Bejana Perunggu, Danau Kerinci
3. Prasasti Karang Birahi,di Merangin Jambi.
1. Flakes Obsidian, benda purbakala berasal dari Kerinci.
2. Bejana Perunggu, Danau Kerinci
3. Prasasti Karang Birahi,di Merangin Jambi.
Industri dan Pertambangan :
Batubara, Emas, Minyak Bumi, dan Karet.
Tarian Tradisional : Tari Sekapur
Sirih, Tari Selampit Delapan
Rumah Adat : Rumah Panjang
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Batanghari, Soleram, Injit-Injit Semut, Pinang Muda, Selendang Mayang
Suku : Batin, Kerinci, Penghulu, Pedah, Melayu, Jambi, Kubu, dan Bajau
Pakaian Adat : Jambi
Alat Musik Tradisional : GAMBUS (sumber bunyi : Kordofon, DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
Rumah Adat : Rumah Panjang
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Batanghari, Soleram, Injit-Injit Semut, Pinang Muda, Selendang Mayang
Suku : Batin, Kerinci, Penghulu, Pedah, Melayu, Jambi, Kubu, dan Bajau
Pakaian Adat : Jambi
Alat Musik Tradisional : GAMBUS (sumber bunyi : Kordofon, DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
7.Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL)
Ibukota nya adalah Palembang
Berdiri : 14 Agustus 1960.
Dasar Hukum : UU No 3/1950
Letak : Pulau Sumatera ( 1ºLS-5ºLS dan 102º-107ºBT )
Dasar Hukum : UU No 3/1950
Letak : Pulau Sumatera ( 1ºLS-5ºLS dan 102º-107ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BG
Luas Wilayah : 113.339,07 km².
Bandar Udara : Sutan Mahmud Badaruddin II / Talang Betutu
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Palembang
Pahlawan : Sutan Mahmud Badaruddin II
Luas Wilayah : 113.339,07 km².
Bandar Udara : Sutan Mahmud Badaruddin II / Talang Betutu
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Palembang
Pahlawan : Sutan Mahmud Badaruddin II
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Sriwijaya (UNSRI)
Makanan Khas Daerah : Pempek Palembang, Tekwan, Burgo, Sate Pentul, Mie Celor
Obyek Wisata : Danau Ranau, Pulau Kemaro, Taman Purbakala Geding Suryo, Gunung Dempo, Bukit Salero, Museum Timah, Pantai Matras, Pantai Tanjung Kelayang, Pusat Tenun Songket, Kawah Tengkurep, Air Terjun Tenag,dll.
Makanan Khas Daerah : Pempek Palembang, Tekwan, Burgo, Sate Pentul, Mie Celor
Obyek Wisata : Danau Ranau, Pulau Kemaro, Taman Purbakala Geding Suryo, Gunung Dempo, Bukit Salero, Museum Timah, Pantai Matras, Pantai Tanjung Kelayang, Pusat Tenun Songket, Kawah Tengkurep, Air Terjun Tenag,dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Piagam TalangTuo.
2. Prasasti Telaga Batu ( Prasasti Persumpahan ) yang berisikan kutukan.
3. Taman Purbakala Gede Ing Symo, Komplek kuburan Islam abad pertengahan.
1. Piagam TalangTuo.
2. Prasasti Telaga Batu ( Prasasti Persumpahan ) yang berisikan kutukan.
3. Taman Purbakala Gede Ing Symo, Komplek kuburan Islam abad pertengahan.
Industri dan Pertambangan : Minyak
bumi, Batubara, Pupuk, Polipropilen, Karet.
Tarian Tradisional : Tari Tanggai,
Tari Putri Bekhusek
Rumah Adat : Rumah Limas
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Cuk Mak Ilang, Dek Sangke, Gending Sriwijaya, Kabile-bile, Tari Tanggai
Suku : Melayu, Kikim, Semenda, Komering, Pasemah, Lintang, Pegagah, Rawas, Sekak Rambang, Lembak, Kubu, Ogan, Penesek Gumay, Panukal, Bilida, Musi, Rejang, dan Ranau
Pakaian Adat : Aisan Gede
Alat Musik Tradisional : ACCORDION (sumber bunyi : Aerofon, DENGAN MENGGUNAKAN KEDUA TANGAN, TANGAN YANG SATU SEBAGAI PENGATUR ALUNAN SUARA SEDANGKAN TANGAN YANG SATU LAGI SEBAGAI PENGATUR NADA)
Rumah Adat : Rumah Limas
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Cuk Mak Ilang, Dek Sangke, Gending Sriwijaya, Kabile-bile, Tari Tanggai
Suku : Melayu, Kikim, Semenda, Komering, Pasemah, Lintang, Pegagah, Rawas, Sekak Rambang, Lembak, Kubu, Ogan, Penesek Gumay, Panukal, Bilida, Musi, Rejang, dan Ranau
Pakaian Adat : Aisan Gede
Alat Musik Tradisional : ACCORDION (sumber bunyi : Aerofon, DENGAN MENGGUNAKAN KEDUA TANGAN, TANGAN YANG SATU SEBAGAI PENGATUR ALUNAN SUARA SEDANGKAN TANGAN YANG SATU LAGI SEBAGAI PENGATUR NADA)
Julukan : Kota Pempek
8.Provinsi Bangka Belitung (BABEL)
Ibukota nya adalah Pangkal Pinang
Berdiri : 9 Februari 2002
Dasar Hukum : UU No.27/2000
Letak : Sebelah Timur Pulau Sumatera ( 1ºLS-4ºLS dan 105º-109ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BN
Luas Wilayah : 81.724,74 km².
Bandar Udara : Depati Amir
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Mentok dan Toboali Bangka, Pangkal Balam( Pelabuhan Utama )
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :-
Makanan Khas Daerah : Martabak Bangka, Kwetiau Bangka
Obyek Wisata : Pantai Teluk Uber, Pantai Romondong, Pantai Penyusuk, Pantai Air Anyer, Pemandian air panas Pemali, Gunung Maras, Hutan Wisata Sungailiat, Pantai Matras, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Parai Tenggiri, Pantai Batu Bedaun, Pantai Rebo, Pantai Tikus, Pantai Layang,dll.
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Timah
Dasar Hukum : UU No.27/2000
Letak : Sebelah Timur Pulau Sumatera ( 1ºLS-4ºLS dan 105º-109ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BN
Luas Wilayah : 81.724,74 km².
Bandar Udara : Depati Amir
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Mentok dan Toboali Bangka, Pangkal Balam( Pelabuhan Utama )
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :-
Makanan Khas Daerah : Martabak Bangka, Kwetiau Bangka
Obyek Wisata : Pantai Teluk Uber, Pantai Romondong, Pantai Penyusuk, Pantai Air Anyer, Pemandian air panas Pemali, Gunung Maras, Hutan Wisata Sungailiat, Pantai Matras, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Parai Tenggiri, Pantai Batu Bedaun, Pantai Rebo, Pantai Tikus, Pantai Layang,dll.
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Timah
Tarian Tradisional : Tari Puteri
Bekhusek
Rumah Adat : Rumah Rakit, Rumah Limas
Senjata Tradisional : Siwar Kecil
Suku : Bangka, Melayu, dan Tionghoa
Pakaian Adat : Aisan Gede
Alat Musik Tradisional : GENDANG MELAYU (sumber bunyi : Membranofon ,DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN )
9.Provinsi Bengkulu Ibukota nya adalah Bengkulu
Rumah Adat : Rumah Rakit, Rumah Limas
Senjata Tradisional : Siwar Kecil
Suku : Bangka, Melayu, dan Tionghoa
Pakaian Adat : Aisan Gede
Alat Musik Tradisional : GENDANG MELAYU (sumber bunyi : Membranofon ,DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN )
9.Provinsi Bengkulu Ibukota nya adalah Bengkulu
Berdiri : 18 November 1968.
Dasar Hukum : UU No.9/1967.
Letak : Pulau Sumatera ( 2ºLS-6ºLS dan 101º-104ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BD
Luas Wilayah : 72.078 km².
Bandar Udara : Padang Kemiling.
Pelabuhan Laut : Pulau Baai/Bengkulu.
Pahlawan : Fatmawati Soekarno.
Dasar Hukum : UU No.9/1967.
Letak : Pulau Sumatera ( 2ºLS-6ºLS dan 101º-104ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BD
Luas Wilayah : 72.078 km².
Bandar Udara : Padang Kemiling.
Pelabuhan Laut : Pulau Baai/Bengkulu.
Pahlawan : Fatmawati Soekarno.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Bengkulu (UNIB), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN)
Makanan Khas Daerah : Oncong-oncong pisang.
Obyek Wisata : Bunga Raflesia Raksasa, Pantai Nala dan Pantai Panjang, Danau Dendam Tak Sudah, Danau Gadang, Pantai Pasir Putih, Bukit Gedang Seblat, Pantai Jakat, Kaur Timur,
Perkampungan Cina, Sungai Gunung Saelan, Gua Sarang Butung Layang-layang Kedurang, Hutan Wisata Bukit Daun, Air Terjun Kepala Curup, Gunung Emas, Pantai Muara, Gunung Nanu’ua, Bukit Kaba, Pantai Linau, Suban Air Panas.
Makanan Khas Daerah : Oncong-oncong pisang.
Obyek Wisata : Bunga Raflesia Raksasa, Pantai Nala dan Pantai Panjang, Danau Dendam Tak Sudah, Danau Gadang, Pantai Pasir Putih, Bukit Gedang Seblat, Pantai Jakat, Kaur Timur,
Perkampungan Cina, Sungai Gunung Saelan, Gua Sarang Butung Layang-layang Kedurang, Hutan Wisata Bukit Daun, Air Terjun Kepala Curup, Gunung Emas, Pantai Muara, Gunung Nanu’ua, Bukit Kaba, Pantai Linau, Suban Air Panas.
Peninggalan Sejarah :
1. Makam Sentot Alibasa.
2. Benteng Marlborough.
3. Monumen Parr Dan Monumen Hamilton.
1. Makam Sentot Alibasa.
2. Benteng Marlborough.
3. Monumen Parr Dan Monumen Hamilton.
Industri dan Pertambangan :Emas dan
Perak, Batubara, Industri Konstruksi.
Tarian Tradisional : Tari Andun, Tari Bidadari
Rumah Adat : Rumah Rakyat
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Lalan Belek
Suku : Muko-muko, Pekal, Serawai, Pasemah, Enggano, Kaur, Rejang, dan Lembak
Pakaian Adat : Bengkulu
Alat Musik Tradisional : DOLL (sumber bunyi :Membranofon ,DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PEMUKUL )
10.Provinsi Lampung Ibukota nya adalah Bandar Lampung
Tarian Tradisional : Tari Andun, Tari Bidadari
Rumah Adat : Rumah Rakyat
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Lalan Belek
Suku : Muko-muko, Pekal, Serawai, Pasemah, Enggano, Kaur, Rejang, dan Lembak
Pakaian Adat : Bengkulu
Alat Musik Tradisional : DOLL (sumber bunyi :Membranofon ,DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PEMUKUL )
10.Provinsi Lampung Ibukota nya adalah Bandar Lampung
Berdiri : 13 Februari 1964
Dasar Hukum : UU No.14/1954
Letak : Pulau Sumatera ( 3ºLS-7ºLS dan 103º-106ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BE
Luas Wilayah : 35.376,84 km².
Bandar Udara : Radin Inten ( Bandar Lampung )
Pelabuhan Laut : Bakauheni & Panjang / Bandar Lampung
Pahlawan : Radin Inten II
Dasar Hukum : UU No.14/1954
Letak : Pulau Sumatera ( 3ºLS-7ºLS dan 103º-106ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : BE
Luas Wilayah : 35.376,84 km².
Bandar Udara : Radin Inten ( Bandar Lampung )
Pelabuhan Laut : Bakauheni & Panjang / Bandar Lampung
Pahlawan : Radin Inten II
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Lampung (UNILA), IAIN Radin Inten
Makanan Khas Daerah : Srawit Lampung, Punyeu Baung, Malbi Hati, Gulai Balak, Gulai Taboh, Maksuba,dll.
Obyek Wisata : Way Kambas, Pulau Rejekwesi, Pulau Pasir, Pasir Putih, Pantai Merak Belantung, Gunung Rajabasa, Pantai Wartawan ,Krakatau, Way Belerang, Pulau Condong, Air Terjun Way Lalaan.
Makanan Khas Daerah : Srawit Lampung, Punyeu Baung, Malbi Hati, Gulai Balak, Gulai Taboh, Maksuba,dll.
Obyek Wisata : Way Kambas, Pulau Rejekwesi, Pulau Pasir, Pasir Putih, Pantai Merak Belantung, Gunung Rajabasa, Pantai Wartawan ,Krakatau, Way Belerang, Pulau Condong, Air Terjun Way Lalaan.
Peninggalan Sejarah :
1. Guci Purbakala Pugung Raharjo Lampung.
2. Komplek Megalitik Pugung Raharjo.
3. Makan Radin Intan II.
4. Prasasti Palas Paembah.
5. Prasasti Batu Bedil.
1. Guci Purbakala Pugung Raharjo Lampung.
2. Komplek Megalitik Pugung Raharjo.
3. Makan Radin Intan II.
4. Prasasti Palas Paembah.
5. Prasasti Batu Bedil.
Industri dan Pertambangan : Emas,
Pakaian Jadi, Sapi Potong, dan Pupuk.
Tarian Tradisional : Tari Jangget,
Tari Melinting
Rumah Adat : Rumah Rakyat
Senjata Tradisional :Badik
Suku : Pesisir, Pubian, Sungkai, Semenda, Seputih, Tulang Bawang, Krui Abung, dan Pasemah
Pakaian Adat : Tulang Bawang
Alat Musik Tradisional : BENDE (sumber bunyi :Ideofon , DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PEMUKUL KHUSUS )
NAMA PROVINSI DI JAWA INDONESIA
Rumah Adat : Rumah Rakyat
Senjata Tradisional :Badik
Suku : Pesisir, Pubian, Sungkai, Semenda, Seputih, Tulang Bawang, Krui Abung, dan Pasemah
Pakaian Adat : Tulang Bawang
Alat Musik Tradisional : BENDE (sumber bunyi :Ideofon , DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PEMUKUL KHUSUS )
NAMA PROVINSI DI JAWA INDONESIA
11.Provinsi DKI Jakarta Ibukota nya
adalah Jakarta
Berdiri : 10 Februari 1965
Dasar Hukum : UU No.1/1961
Letak : Pulau Jawa ( 6ºLS-7ºLS dan 106º-107ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : B
Luas Wilayah : 154,00 km².
Bandar Udara : Halim PerdanaKusumah.
Pelabuhan Laut : Tanjung Priok.
Pahlawan : M.Husni Thamrin, Ismail Marzuki, Abdul Rahman Saleh, dll.
Dasar Hukum : UU No.1/1961
Letak : Pulau Jawa ( 6ºLS-7ºLS dan 106º-107ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : B
Luas Wilayah : 154,00 km².
Bandar Udara : Halim PerdanaKusumah.
Pelabuhan Laut : Tanjung Priok.
Pahlawan : M.Husni Thamrin, Ismail Marzuki, Abdul Rahman Saleh, dll.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Indonesia (UI) Universitas Negeri Jakarta (UNJ),Universitas
Bhayangkara Jakartaraya, (UBHARA), Universitas Satyagama, Universitas Mpu
Tantular, Universitas Gunadarma, UniversitaS Islam As-Syafi’yah (UIA),
Universitas Islam Jakarta (UIJ), Universitas Jayabaya, Universitas Muhammadiyah
Jakarta (UMJ), Universitas Suryadarma, Universitas Bina Nusantara (UBINUS),
Universitas Kristen Indonesia (UKI), Universitas 17 Agustus 1945
(UNTAG),Universitas Tarumanegara (UNTAR) Univeritas TRISAKTI,Institut Kesenian
Jakarta (IKJ), Institut Ilmu Al-Quran (IIQ), Institut Sains dan Tehnologi
Nasional (ISTN)
Makanan Khas Daerah : Kerak Telor, Ketoprak Betawi,Daging Asam, Talam Ebi,NasiUlam,
Geplak Bakar Betawi, Dodol Betawi, Tauge Goreng, Soto Betawi.
Obyek Wisata : Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Impian Jaya Ancol, Monumen Pancasila Sakti, Kepualauan Seribu, Gereja Katedral, Mesjid Istiqlal, Pusat pertokoan modern di berbagai tempat, Monumen Satria Mandala, Museum Wayang, Museum Bahari, Kebun Binatang Ragunan, Kota Lama, Tugu Monas, Taman Ismail Marzuki, Planetarium,dll.
Makanan Khas Daerah : Kerak Telor, Ketoprak Betawi,Daging Asam, Talam Ebi,NasiUlam,
Geplak Bakar Betawi, Dodol Betawi, Tauge Goreng, Soto Betawi.
Obyek Wisata : Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Impian Jaya Ancol, Monumen Pancasila Sakti, Kepualauan Seribu, Gereja Katedral, Mesjid Istiqlal, Pusat pertokoan modern di berbagai tempat, Monumen Satria Mandala, Museum Wayang, Museum Bahari, Kebun Binatang Ragunan, Kota Lama, Tugu Monas, Taman Ismail Marzuki, Planetarium,dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Prasasti Tugu.
2. Si Jagur,meriam Portugis.
3. Bekas Balaikota Belanda, kini menjadi Museum Kota Jakarta.
1. Prasasti Tugu.
2. Si Jagur,meriam Portugis.
3. Bekas Balaikota Belanda, kini menjadi Museum Kota Jakarta.
Industri dan Pertambangan : Pupuk
TSP, Tekstil, Pemintalan Benang, Mobil dan Perakitan,
Kayu Lapis, Farmasi, Susu, Percetakan, Logam.
Kayu Lapis, Farmasi, Susu, Percetakan, Logam.
Tarian Tradisional : Tari Ronggeng,
Tari Yapong
Rumah Adat : Rumah Kebaya
Senjata Tradisional : Golok
Lagu Daerah :Kicir-kicir, Jali-jali, Lenggang Kangkung, Keroncong Kemayoran, Surilang,
Terang Bulan,dll.
Suku : Betawi
Pakaian Adat : Abang dan None
Alat Musik Tradisional : TEHYAN (sumber bunyi : Kordofon ,DIGESEK DENGAN ALAT KHUSUS PADA BAGIAN SENAR/ DAWAINYA SEPERTI MEMAINKAN BIOLA )
Rumah Adat : Rumah Kebaya
Senjata Tradisional : Golok
Lagu Daerah :Kicir-kicir, Jali-jali, Lenggang Kangkung, Keroncong Kemayoran, Surilang,
Terang Bulan,dll.
Suku : Betawi
Pakaian Adat : Abang dan None
Alat Musik Tradisional : TEHYAN (sumber bunyi : Kordofon ,DIGESEK DENGAN ALAT KHUSUS PADA BAGIAN SENAR/ DAWAINYA SEPERTI MEMAINKAN BIOLA )
Julukan : Kota Metropolitan
12.Provinsi Jawa Barat (JABAR)
Ibukota nya adalah Bandung
Berdiri : 14 Juli 1950
Dasar Hukum : UU No.11/1950
Letak : Pulau Jawa ( 5ºLS-8ºLS dan 106º-109ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : D (Bandung), T (Purwakarta), E (Cirebon), F (Bogor),
Z ( Daerah Timur Bandung,seperti Sumedang), B (Bekasi)
Luas Wilayah : 3.266.559 km².
Bandar Udara : Husein Sastranegara Bandung
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Cirebon
Pahlawan : R.Otto Iskandardinata, R.E. Martadinata, Dewi Sartika,dll
Dasar Hukum : UU No.11/1950
Letak : Pulau Jawa ( 5ºLS-8ºLS dan 106º-109ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : D (Bandung), T (Purwakarta), E (Cirebon), F (Bogor),
Z ( Daerah Timur Bandung,seperti Sumedang), B (Bekasi)
Luas Wilayah : 3.266.559 km².
Bandar Udara : Husein Sastranegara Bandung
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Cirebon
Pahlawan : R.Otto Iskandardinata, R.E. Martadinata, Dewi Sartika,dll
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Padjajaran (UNPAD), IPB (Institut Pertanian Bogor)
Universitas Indonesia Depok (UI Depok), Institut Teknologi Bandung ( ITB), STT Telkom, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),Universitas Nurtanio (UNNUR),Institut Tehnologi Adityawarman, Institut Tehnologi Nasional (ITENAS),Universitas Maranatha, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN- Cirebon),
Universitas Indonesia Depok (UI Depok), Institut Teknologi Bandung ( ITB), STT Telkom, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),Universitas Nurtanio (UNNUR),Institut Tehnologi Adityawarman, Institut Tehnologi Nasional (ITENAS),Universitas Maranatha, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN- Cirebon),
Makanan Khas Daerah : Oncom, pepes,
Sirpan, siomay Bandung, sate Bandeng, Daging lapis, Pepes Ikan Majalaya, Sayur
Asem,Empal Gentong, Nasi Jamblang, Nasi Lengko,dll.
Obyek Wisata : Kebun Raya Bogor, Istana Presiden Bogor, Museum Zoologi, Taman safari Indonesia, waduk Jatiluhur, Kawah Gunung Tangkuban Perahu, Pangandaran,Cikepuh, Pelabuhan Ratu,Keraton Kasepuhan Cirebon, Keraton Kanoman Cirebon, Keraton Kacirebonan Cirebon, Makam Sunan Gunung ati Cirebon dll.
Obyek Wisata : Kebun Raya Bogor, Istana Presiden Bogor, Museum Zoologi, Taman safari Indonesia, waduk Jatiluhur, Kawah Gunung Tangkuban Perahu, Pangandaran,Cikepuh, Pelabuhan Ratu,Keraton Kasepuhan Cirebon, Keraton Kanoman Cirebon, Keraton Kacirebonan Cirebon, Makam Sunan Gunung ati Cirebon dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Candi Cangkuang (Garut).
2. Prasasti Kebon Kopi (Bogor).
3. Prasasti Muara Ciaruteun (Bogor).
4. Prasasti Pasir Alwi (Bogor).
5. Keraton Kasepuhan (Cirebon).
6. Keraton Kanoman (Cirebon).
7. Keraton Kacirebonan( Cirebon).
8. Makam Sunan Gunung Jati (Cirebon).
9. Prasasti Batu Telapak Kaki Raja Tarumanegara, Purnawarman (Prasasti Cinten).
1. Candi Cangkuang (Garut).
2. Prasasti Kebon Kopi (Bogor).
3. Prasasti Muara Ciaruteun (Bogor).
4. Prasasti Pasir Alwi (Bogor).
5. Keraton Kasepuhan (Cirebon).
6. Keraton Kanoman (Cirebon).
7. Keraton Kacirebonan( Cirebon).
8. Makam Sunan Gunung Jati (Cirebon).
9. Prasasti Batu Telapak Kaki Raja Tarumanegara, Purnawarman (Prasasti Cinten).
Industri dan Pertambangan :Minyak,
Tekstil, Pabrik Teh, Susu, Sutra Alam, Baterai, Kertas
Pupuk, Semen, Senjata, Alat Telekomunikasi, Pesawat Terbang ,Batik, Tenun,dll.
Pupuk, Semen, Senjata, Alat Telekomunikasi, Pesawat Terbang ,Batik, Tenun,dll.
Tarian Tradisional : Tari Topeng
Kuncaran, Tari Merak, Tari Jaipong
Rumah Adat : Rumah Kasepuhan Cirebon
Senjata Tradisional : Kujang
Lagu Daerah :Bubuy Bulan, Cing Cangkeling, Es Lilin, Karatagan Pahlawan, Manuk Dadali, Panon Hideung, Peuyeum Bandung, Pileuleuyan, Tokecang
Suku : 3 suku besar yaitu Sunda (mayoritas), Betawi (wilayah Kota/kab Bekasi, Depok, dan wilayah Utara kabupaten Bogor), Jawa Cirebon, Indramayu dsk.
Juga Untuk banten Disana Ada suku Betawi yaitu berapa daerah di Tanggerang.
Pakaian Adat : Jawa Barat
Alat Musik Tradisional : ANGKLUNG (sumber bunyi : Ideofon , DI GETARKAN DENGAN MENGGUNAKAN TANGAN)
Rumah Adat : Rumah Kasepuhan Cirebon
Senjata Tradisional : Kujang
Lagu Daerah :Bubuy Bulan, Cing Cangkeling, Es Lilin, Karatagan Pahlawan, Manuk Dadali, Panon Hideung, Peuyeum Bandung, Pileuleuyan, Tokecang
Suku : 3 suku besar yaitu Sunda (mayoritas), Betawi (wilayah Kota/kab Bekasi, Depok, dan wilayah Utara kabupaten Bogor), Jawa Cirebon, Indramayu dsk.
Juga Untuk banten Disana Ada suku Betawi yaitu berapa daerah di Tanggerang.
Pakaian Adat : Jawa Barat
Alat Musik Tradisional : ANGKLUNG (sumber bunyi : Ideofon , DI GETARKAN DENGAN MENGGUNAKAN TANGAN)
Julukan : Kota Kembang / Paris Van
Java
13.Provinsi Banten Ibukota nya adalah
Serang
Berdiri : 17 Oktober 2000
Dasar Hukum : UU.No.23/2000
Letak : Pulau Jawa ( 5ºLS-8ºLS dan 105º-107ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : A (Banten), B (Tangerang)
Luas Wilayah : 8.800,83 km².
Bandar Udara : Soekarno Hatta (Soetta)
Pelabuhan Laut : Merak
Pahlawan : Sultan Ageng Tirtayasa, Pangeran Purbaya,dll.
Dasar Hukum : UU.No.23/2000
Letak : Pulau Jawa ( 5ºLS-8ºLS dan 105º-107ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : A (Banten), B (Tangerang)
Luas Wilayah : 8.800,83 km².
Bandar Udara : Soekarno Hatta (Soetta)
Pelabuhan Laut : Merak
Pahlawan : Sultan Ageng Tirtayasa, Pangeran Purbaya,dll.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa,Universitas Islam Negeri (UIN)
Makanan Khas Daerah : Bubur Ayam Banten, Angeun Lada, nasi sumsum, balok menes, gemblong, emping,dll.
Makanan Khas Daerah : Bubur Ayam Banten, Angeun Lada, nasi sumsum, balok menes, gemblong, emping,dll.
Obyek Wisata : Taman Nasional Ujung
Kulon, Panter Anyer, Gunung Krakatau, Pulau Shangyang, Pulau Sabesi, Tanjung
Lesung, Situs Arkeologi Banten lama, Pantai Carita, pantai Karang Bolong,
pantai Sawarna, pantai Karang Taraje, Rawa Dano dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Prasasti Lebak (Banten Selatan).
2. Benteng Inong Bale (Benten).
3. Benteng Surasoan (Banten).
Industri dan Pertambangan : Minyak, Baja, Pipa Asbes, Semen, Sentra Aneka Industri (Tangerang).
1. Prasasti Lebak (Banten Selatan).
2. Benteng Inong Bale (Benten).
3. Benteng Surasoan (Banten).
Industri dan Pertambangan : Minyak, Baja, Pipa Asbes, Semen, Sentra Aneka Industri (Tangerang).
Tarian Tradisional : Tari Topeng
Rumah Adat : Rumah Badui
Senjata Tradisional : Kujang dan Golok
Lagu Daerah : Dayung Sampan
Suku : Baduy, Sunda, dan Banten
Pakaian Adat : Pakaian Pengantin
Alat Musik Tradisional : GENDANG (sumber bunyi : Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN),Terbang gede, angklung buhun.
Rumah Adat : Rumah Badui
Senjata Tradisional : Kujang dan Golok
Lagu Daerah : Dayung Sampan
Suku : Baduy, Sunda, dan Banten
Pakaian Adat : Pakaian Pengantin
Alat Musik Tradisional : GENDANG (sumber bunyi : Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN),Terbang gede, angklung buhun.
Julukan : Kota Santri
14.Provinsi Jawa Tengah (JATENG)
Ibukota nya adalah Semarang
Berdiri : 4 Juli 1950
Dasar Hukum : UU.No.70/1950
Letak : Pulau Jawa ( 6ºLS-9ºLS dan 108º-112ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : H (Semarang), AD (Surakarta), AA (Eks Karisidenan Kedu)
G (Pekalongan), K (Pati), R (Banyumas)
Luas Wilayah : 34.966 km².
Bandar Udara : Ahmad Yani (Semarang) dan Adi Sumarno (Solo).
Pelabuhan Laut : Tanjung Mas (Semarang) dan Cilacap.
Pahlawan : Nyi Ageng Serang, Kyai Haji Samanhudi, R.A.Kartini, Dr.Cipto Mangunkusumo, Mgr.A.Sugiyopranoto Sj, Prof.DR.Suharso,dll.
Dasar Hukum : UU.No.70/1950
Letak : Pulau Jawa ( 6ºLS-9ºLS dan 108º-112ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : H (Semarang), AD (Surakarta), AA (Eks Karisidenan Kedu)
G (Pekalongan), K (Pati), R (Banyumas)
Luas Wilayah : 34.966 km².
Bandar Udara : Ahmad Yani (Semarang) dan Adi Sumarno (Solo).
Pelabuhan Laut : Tanjung Mas (Semarang) dan Cilacap.
Pahlawan : Nyi Ageng Serang, Kyai Haji Samanhudi, R.A.Kartini, Dr.Cipto Mangunkusumo, Mgr.A.Sugiyopranoto Sj, Prof.DR.Suharso,dll.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Jendral Soedirman,
Universitas Sebelas Maret, IAIN Wali Songo, Universitas Negeri Semarang (UNES), Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI)
Universitas Sebelas Maret, IAIN Wali Songo, Universitas Negeri Semarang (UNES), Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI)
Makanan Khas Daerah : Lumpia,
Ampyang, Nasi Kuning Banjar, Nasi Gandul,dll.
Obyek Wisata : Candi Borobudur, Gunung Dieng, Mesjid Demak, Batu Raden, Curug Bekawah,Air terjun Grojogan Sewu, Museum Sangiran, Museum Kereta Api Ambarawa,Museum Batik, Telogo Warno, Makam Sunan Kudus, Waguk Gajah Mungkur, Pantai Logending, Monumen Palagan Ambarawa, Makam R.A.Kartini, Menara Kudus, Makam Sunan Kudus, Goa Jatijajar, Pantai Pedaten,
Pantai karang Bolong, Tawang Mangu,Waduk Sempor,dll.
Obyek Wisata : Candi Borobudur, Gunung Dieng, Mesjid Demak, Batu Raden, Curug Bekawah,Air terjun Grojogan Sewu, Museum Sangiran, Museum Kereta Api Ambarawa,Museum Batik, Telogo Warno, Makam Sunan Kudus, Waguk Gajah Mungkur, Pantai Logending, Monumen Palagan Ambarawa, Makam R.A.Kartini, Menara Kudus, Makam Sunan Kudus, Goa Jatijajar, Pantai Pedaten,
Pantai karang Bolong, Tawang Mangu,Waduk Sempor,dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Prasasti Canggal (Magelang)
2. Candi Gedongsongo (Semarang)
3. Candi Ngawen, Candi Borobudur, Candi Sari, Candi Pawon, Candi Mendut, Candi Sewu (Magelang)
4. Candi Dieng ( Dieng)
Industri dan Pertambangan : Semen, Pupuk, Kertas, Tekstil, Batik, Tenun, Pemintalan Benang,
Karung Goni, Kayu Lapis, Perkapalan,dll.
1. Prasasti Canggal (Magelang)
2. Candi Gedongsongo (Semarang)
3. Candi Ngawen, Candi Borobudur, Candi Sari, Candi Pawon, Candi Mendut, Candi Sewu (Magelang)
4. Candi Dieng ( Dieng)
Industri dan Pertambangan : Semen, Pupuk, Kertas, Tekstil, Batik, Tenun, Pemintalan Benang,
Karung Goni, Kayu Lapis, Perkapalan,dll.
Tarian Tradisional :Tari Bambangan
Cakil, Tari Gandrung, Tari Sintren.
Rumah Adat : Padepokan Jawa Tengah.
Senjata Tradisional : Keris.
Lagu Daerah : Gambang Suling, Gek Kepriye, Gundul Pacul, Ilir-ilir, Jamuran, Bapak Pucung, Yen Ing Tawang Ono Lintang, Stasiun Balapan.
Suku : Jawa, Karimun, dan Samin.
Pakaian Adat : Jawa
Alat Musik Tradisional : GAMELAN (sumber bunyi : Ideofon , DIPUKUL DENGAN
MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS)
Rumah Adat : Padepokan Jawa Tengah.
Senjata Tradisional : Keris.
Lagu Daerah : Gambang Suling, Gek Kepriye, Gundul Pacul, Ilir-ilir, Jamuran, Bapak Pucung, Yen Ing Tawang Ono Lintang, Stasiun Balapan.
Suku : Jawa, Karimun, dan Samin.
Pakaian Adat : Jawa
Alat Musik Tradisional : GAMELAN (sumber bunyi : Ideofon , DIPUKUL DENGAN
MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS)
Julukan : Kota Lumpia / Kota Jamu
15.Provinsi Daerah Istimewa (DI)
Yogyakarta Ibukota nya adalah Yogyakarta
Berdiri : 4 Maret 1950
Dasar Hukum : UU.No.3/1950
Letak : Pulau Jawa ( 7ºLS-9ºLS dan 110º-111ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : AB
Luas Wilayah : 3.142 km².
Bandar Udara : Adisucipto
Pelabuhan Laut : -
Pahlawan : Pangeran Diponegoro, Sultan Agung Hanyokrokusumo, Ki Hajar Dewantara, Dr.Wahidin Sudiro Husodo, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Pangeran Mangkubumi (Hamengkubuwono I).
Dasar Hukum : UU.No.3/1950
Letak : Pulau Jawa ( 7ºLS-9ºLS dan 110º-111ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : AB
Luas Wilayah : 3.142 km².
Bandar Udara : Adisucipto
Pelabuhan Laut : -
Pahlawan : Pangeran Diponegoro, Sultan Agung Hanyokrokusumo, Ki Hajar Dewantara, Dr.Wahidin Sudiro Husodo, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Pangeran Mangkubumi (Hamengkubuwono I).
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta, (IKIP Yogyakarta),
Institut Seni Indonesia(ISI), IAIN Sunan Kalijaga,
Makanan Khas Daerah : Bapia, Gudeg Jogja, Geplak Bantul, Ayam Bakar Kalasan,dll.
Makanan Khas Daerah : Bapia, Gudeg Jogja, Geplak Bantul, Ayam Bakar Kalasan,dll.
Obyek Wisata : Keraton Jogjakarta,
Pantai Parang Tritis, Istana Air Taman Sari, Pantai Baron, Pantai Krakal,
Pantai Kukup,Goa Kiskendo, Kota Gede, Kali Urang, Candi Prambanan, Monumen
Pangeran Diponegoro (Sasana Wiratama), Waduk Sermo, dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Candi Kalasan.
2. Candi Prambanan.
3. Candi Parwa.
4. Petilasan Ratu Boko.
5. Prasasti Kalasan.
6. Keraton Jogjakarta.
7. Keraton Paku Alam.
8. Tempat tinggal Pangeran Diponegoro yang dijadikan Sasana Wiratama.
1. Candi Kalasan.
2. Candi Prambanan.
3. Candi Parwa.
4. Petilasan Ratu Boko.
5. Prasasti Kalasan.
6. Keraton Jogjakarta.
7. Keraton Paku Alam.
8. Tempat tinggal Pangeran Diponegoro yang dijadikan Sasana Wiratama.
Industri dan Pertambangan : Tekstil,
Batik, Bahan Mori, Rokok/Cerutu, Emas dan Perak,
Percetakan dan Kosmetik.
Percetakan dan Kosmetik.
Tarian Tradisional : Tari Serimpi
Sangupati, Tari Bedaya.
Rumah Adat : Bangsal Kencono Dan Rumah Joglo.
Senjata Tradisional : Keris.
Lagu Daerah : Pitik Tukung, Sinom, Suwe Ora Jamu, Te Kate Dipanah.
Suku : Jawa.
Pakaian Adat : Jogjakarta
Alat Musik Tradisional : GENDANG (sumber bunyi : Ideofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
Rumah Adat : Bangsal Kencono Dan Rumah Joglo.
Senjata Tradisional : Keris.
Lagu Daerah : Pitik Tukung, Sinom, Suwe Ora Jamu, Te Kate Dipanah.
Suku : Jawa.
Pakaian Adat : Jogjakarta
Alat Musik Tradisional : GENDANG (sumber bunyi : Ideofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
Julukan : Kota gudeg, kota pelajar,
kota Seni dan Budaya
16.Provinsi Jawa Timur (JATIM)
Ibukota nya adalah Surabaya
Berdiri : 4 Maret 1950
Dasar Hukum : UU.No.2/1950
Letak : Pulau Jawa ( 6ºLS-9ºLS dan 110º-115ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : L (Surabaya), AE (Madiun), AG (Kediri), M(Madura/Bangkalan), N (Malang), S (Bojonegoro), W(area Surabaya), P (Besuki)
Dasar Hukum : UU.No.2/1950
Letak : Pulau Jawa ( 6ºLS-9ºLS dan 110º-115ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : L (Surabaya), AE (Madiun), AG (Kediri), M(Madura/Bangkalan), N (Malang), S (Bojonegoro), W(area Surabaya), P (Besuki)
Luas Wilayah : 47.921,98 km².
Bandar Udara : Juanda (Surabaya), Abdul Rahman Saleh (Malang), Iswahyudi (Madiun).
Pelabuhan Laut : Tanjung Perak (Surabaya).
Pahlawan : KH.Wahid Hasyim, Hos Cokroaminoto, Marsda TNI Anumerta Halim PerdanaKusumah,dll.
Bandar Udara : Juanda (Surabaya), Abdul Rahman Saleh (Malang), Iswahyudi (Madiun).
Pelabuhan Laut : Tanjung Perak (Surabaya).
Pahlawan : KH.Wahid Hasyim, Hos Cokroaminoto, Marsda TNI Anumerta Halim PerdanaKusumah,dll.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Brawijaya,
Universitas Negeri Malang, Institut Teknologi Surabaya (ITS), IAIN Sunan Ampel.
Makanan Khas Daerah : Semanggi, Rujak Cingur, Bakso Malang, Tahu Campur Lamongan,
Pecel Tumpang Kediri, Japit Udang Madura, Kue Lapis Surabaya ,Soto Madura, Sate Ayam Madura,dll.
Makanan Khas Daerah : Semanggi, Rujak Cingur, Bakso Malang, Tahu Campur Lamongan,
Pecel Tumpang Kediri, Japit Udang Madura, Kue Lapis Surabaya ,Soto Madura, Sate Ayam Madura,dll.
Obyek Wisata : Gunung Kawi, Ai
Terjun Sedudo, Makam Proklamator RI di Blitar, Karapan Sapi Di Pamekasan, Kawah
dan Gunung Bromo, Pantai Prigi, Museum Trowulan, Pantai Pasir Putih Slopeng,
Tretes Baluran, Kali Klatak,Taman Candra Walwatikta,dll.
Peninggalan Sejarah : Candi Kidal,
Candi Jago, Candi tikus, Candi Jawi, Candi Brahu, Candi Jabung, Candi
Singosari, Makam Sunan Giri, Makam Sunan Ampel,dll.
Industri dan Pertambangan : Semen, Perkapalan, Kertas, Pupuk, Baterai, Gelas Kaca, Alkohol, Kayu Lapis, Kereta Api, Garam, Percetakan, Rokok,dll.
Industri dan Pertambangan : Semen, Perkapalan, Kertas, Pupuk, Baterai, Gelas Kaca, Alkohol, Kayu Lapis, Kereta Api, Garam, Percetakan, Rokok,dll.
Tarian Tradisional : Tari Remong,
Tari Reog Ponorogo.
Rumah Adat : Rumah Situbondo.
Senjata Tradisional : Clurit.
Lagu Daerah : Keraban Sape, Tanduk Majeng.
Suku : Jawa, Madura, Tengger, dan Osing.
Pakaian Adat : Madura
Alat Musik Tradisional : BONANG (sumber bunyi : Ideofon , DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS)
Rumah Adat : Rumah Situbondo.
Senjata Tradisional : Clurit.
Lagu Daerah : Keraban Sape, Tanduk Majeng.
Suku : Jawa, Madura, Tengger, dan Osing.
Pakaian Adat : Madura
Alat Musik Tradisional : BONANG (sumber bunyi : Ideofon , DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS)
Julukan : Kota Pahlawan
NAMA PROVINSI DI NUSA TENGGARA DAN BALI INDONESIA
17.Provinsi Bali Ibukota nya adalah Denpasar
NAMA PROVINSI DI NUSA TENGGARA DAN BALI INDONESIA
17.Provinsi Bali Ibukota nya adalah Denpasar
Berdiri : 14 Agustus 1958
Dasar Hukum : UU.No.84/1958
Letak : Pulau Bali ( 8ºLS-9ºLS dan 114º-116ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DK
Luas Wilayah : 563.286 km².
Bandar Udara : Ngurah Rai.
Pelabuhan Laut : Gilimanuk dan Buleleng (Singaraja).
Pahlawan : I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ketut Jelantik.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Udayana, Universitas Warmadewa (UNWAR), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pariwisata
Makanan Khas Daerah : Be’siap Base Palaleh, Sate Be’Sampe, Zukut Undis, Ayam Bakar Betutu, Jukut Urap, Serapah Daging, Kenus Mebase,dll.
Obyek Wisata : Pantai Kuta, Pantai Sanur, Pura Tanah Lot, Pura Taman Ayun, Pura Goa Lawah, Pura Luwur Uliuwatu, Pura Bekasih, Pura Bukit Gajah, Pantai Jungut,Ubud, Trunyam, Werdi Budaya,Museum Bali, Desa Penelokan, Desa Kintamani, Desa Kamasan, Danau Batur, Bedugul, Istana Tampak Siring, Art Centre Abain Kapas, Pantai Lovina, Mandaa Wisata Mengwi, Museum Le Mayeur,dll.
Dasar Hukum : UU.No.84/1958
Letak : Pulau Bali ( 8ºLS-9ºLS dan 114º-116ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DK
Luas Wilayah : 563.286 km².
Bandar Udara : Ngurah Rai.
Pelabuhan Laut : Gilimanuk dan Buleleng (Singaraja).
Pahlawan : I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ketut Jelantik.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Udayana, Universitas Warmadewa (UNWAR), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pariwisata
Makanan Khas Daerah : Be’siap Base Palaleh, Sate Be’Sampe, Zukut Undis, Ayam Bakar Betutu, Jukut Urap, Serapah Daging, Kenus Mebase,dll.
Obyek Wisata : Pantai Kuta, Pantai Sanur, Pura Tanah Lot, Pura Taman Ayun, Pura Goa Lawah, Pura Luwur Uliuwatu, Pura Bekasih, Pura Bukit Gajah, Pantai Jungut,Ubud, Trunyam, Werdi Budaya,Museum Bali, Desa Penelokan, Desa Kintamani, Desa Kamasan, Danau Batur, Bedugul, Istana Tampak Siring, Art Centre Abain Kapas, Pantai Lovina, Mandaa Wisata Mengwi, Museum Le Mayeur,dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Benteng Jagaraga.
2. Monumen Padang Galah.
3. Pura Luwur Uluwatu.
4. Pura Taman Ayun.
5. Keraton Raja Klungkung.
1. Benteng Jagaraga.
2. Monumen Padang Galah.
3. Pura Luwur Uluwatu.
4. Pura Taman Ayun.
5. Keraton Raja Klungkung.
Industri dan Pertambangan : Tenun
dan Industri Pariwisata.
TarianTradisional : Tari Legong,
Tari Kecak, Tari Pendet.
Rumah Adat : Rumah Gapura Candi Bentar.
Senjata Tradisional : Keris.
Lagu Daerah : Mejangeran, Ratu Anom.
Suku : Bali Aga dan Bali Majapahit.
Pakaian Adat : Payas Agung
Alat Musik Tradisional : CENGCENG (sumber bunyi : Ideofon , DILETAKKAN DI KEDUA TELAPAK TANGAN KEMUDIAN DITEPUK SEHINGGA SALING BERBENTURAN DAN MENGELUARKAN SUARA)
Rumah Adat : Rumah Gapura Candi Bentar.
Senjata Tradisional : Keris.
Lagu Daerah : Mejangeran, Ratu Anom.
Suku : Bali Aga dan Bali Majapahit.
Pakaian Adat : Payas Agung
Alat Musik Tradisional : CENGCENG (sumber bunyi : Ideofon , DILETAKKAN DI KEDUA TELAPAK TANGAN KEMUDIAN DITEPUK SEHINGGA SALING BERBENTURAN DAN MENGELUARKAN SUARA)
Julukan : Pulau Dewata
18.Provinsi Nusa Tenggara Barat
(NTB) Ibukota nya adalah Mataram
Berdiri : 14 Agustus 1958
Dasar Hukum : UU.No.64/1968
Letak : Kepulauan Nusa Tenggara ( 8ºLS-10ºLS dan 115º-120ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DR (Lombok), EA (Sumbawa)
Luas Wilayah : 20.153,15 km².
Bandar Udara : Selaparang.
Pelabuhan Laut : Ampenan/Mataram.
Pahlawan : -
Dasar Hukum : UU.No.64/1968
Letak : Kepulauan Nusa Tenggara ( 8ºLS-10ºLS dan 115º-120ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DR (Lombok), EA (Sumbawa)
Luas Wilayah : 20.153,15 km².
Bandar Udara : Selaparang.
Pelabuhan Laut : Ampenan/Mataram.
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Mataram (UNRAM).
Makanan Khas Daerah : Gecak Sape, Ayam Taliwang,dll.
Obyek Wisata : Istana Sultan Bima, Gili Meno, Pusa Lingsar, Suranadi, Pulau Moyo, Danau Lebok Taliwang, Pura Meru, Pantai Sira, Pantai Senggigi, Batu Bolong, Gunung Pengsong, Dalam Loka Taman Maruya, Gunung Tambora, Liang Petang,dll.
Makanan Khas Daerah : Gecak Sape, Ayam Taliwang,dll.
Obyek Wisata : Istana Sultan Bima, Gili Meno, Pusa Lingsar, Suranadi, Pulau Moyo, Danau Lebok Taliwang, Pura Meru, Pantai Sira, Pantai Senggigi, Batu Bolong, Gunung Pengsong, Dalam Loka Taman Maruya, Gunung Tambora, Liang Petang,dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Pura Meru, peninggalan Kerajaan Singosari dibangun oleh Anak Agung Gede Karang pada tahun 1720 masehi.
2. Dalam Loka, bekas Keraton Sumbawa.
3. Istana Sultan Bima, peninggalan dari Kesultanan Bima.
1. Pura Meru, peninggalan Kerajaan Singosari dibangun oleh Anak Agung Gede Karang pada tahun 1720 masehi.
2. Dalam Loka, bekas Keraton Sumbawa.
3. Istana Sultan Bima, peninggalan dari Kesultanan Bima.
Industri dan Pertambangan : Emas,
Perak, dan Mangan.
Tarian Tradisional : Tari Mpaa
Lenggogo, Tari Batunganga
Rumah Adat : Rumah Istana Sultan Sumbawa
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Helele U Ala De Teang, Moree, Orlen-Orlen, Pai Mura Rame, Tebe Onana, Tutu Koda
Suku : Bali, Sasak, Samawa, Mata, Dongo, Kore, Mbojo, Dompu, Tarlawi, dan Sumba
Pakaian Adat : Sumbawa
Alat Musik Tradisional : SERUNAI (sumber bunyi : Areofon , DITIUP SAMBIL MEMAINKAN NADA DENGAN MENGGUNAKAN JARI PADA LUBANG-LUBANGNYA)
Rumah Adat : Rumah Istana Sultan Sumbawa
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Helele U Ala De Teang, Moree, Orlen-Orlen, Pai Mura Rame, Tebe Onana, Tutu Koda
Suku : Bali, Sasak, Samawa, Mata, Dongo, Kore, Mbojo, Dompu, Tarlawi, dan Sumba
Pakaian Adat : Sumbawa
Alat Musik Tradisional : SERUNAI (sumber bunyi : Areofon , DITIUP SAMBIL MEMAINKAN NADA DENGAN MENGGUNAKAN JARI PADA LUBANG-LUBANGNYA)
19.Provinsi Nusa Tenggara Timur
(NTT) Ibukota nya adalah Kupang
Berdiri : 14 Agustus 1958
Dasar Hukum : UU.No.64/1968
Letak : Kepulauan Nusa Tenggara ( 8ºLS-11ºLS dan 118º-126ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : ED (Sumba), EB (Flores)
Luas Wilayah : 47.349,9 km².
Bandar Udara : El Tari.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Kupang.
Pahlawan : Izaac Huru duko,Welhelmus Zakarias Yohannes.
Berdiri : 14 Agustus 1958
Dasar Hukum : UU.No.64/1968
Letak : Kepulauan Nusa Tenggara ( 8ºLS-11ºLS dan 118º-126ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : ED (Sumba), EB (Flores)
Luas Wilayah : 47.349,9 km².
Bandar Udara : El Tari.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Kupang.
Pahlawan : Izaac Huru duko,Welhelmus Zakarias Yohannes.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :
Universitas Nusa Cendana.
Makanan Khas Daerah : Gecak Sape,Petepah Manuk, dll.
Obyek Wisata : Taman Nasional Pulau Komodo, Danau Tiga warna Kelimutu, Pantai Lasiana, Camlong, Desa Tradisional Mentangi,Pulau Sumba, Museum Kupang, Rumah Pembuangan Bung Karno, Desa Nita dan Koting,Museum Ledalero,Waiawa, dll.
Makanan Khas Daerah : Gecak Sape,Petepah Manuk, dll.
Obyek Wisata : Taman Nasional Pulau Komodo, Danau Tiga warna Kelimutu, Pantai Lasiana, Camlong, Desa Tradisional Mentangi,Pulau Sumba, Museum Kupang, Rumah Pembuangan Bung Karno, Desa Nita dan Koting,Museum Ledalero,Waiawa, dll.
Peninggalan Sejarah : Rumah Tempat
Pembuangan Bung Karno.
Industri dan Pertambangan : Semen Kupang, Mangan, Minyak Cendana.
Industri dan Pertambangan : Semen Kupang, Mangan, Minyak Cendana.
TarianTradisional : Tari Perang,
Tari Gareng Lameng
Rumah Adat : Rumah Musalaki ,Rumah Mbaru Niang (FLORES)
Senjata Tradisional : Sundu
Lagu Daerah :Anak Kambing Saya, Oras Loro Malirin, Sonbilo, Tebe Onana, Ofalangga, Do Hawu, Bolelebo, Lewo Ro Piring Sina, Bengu Re Le Kaju, Aku Retang, Gaila Ruma Radha, Desaku, Flobamora, Potong Bebek Angsa
Suku : Sabu, Sumba, Rote, Kedang, Helong, Dawan, Tatum, Melus, Bima, Alor, Lie, Kemak, Lamaholot, Sikka, Manggarai, Krowe, Ende, Bajawa, Nage, Riung, dan Flores
Pakaian Adat : Nusa Tenggara Timur
Alat Musik Tradisional : SASANDO (sumber bunyi : Chordofon , DIPETIK DENGAN MENGGUNAKAN JARI PADA SENARNYA)
Rumah Adat : Rumah Musalaki ,Rumah Mbaru Niang (FLORES)
Senjata Tradisional : Sundu
Lagu Daerah :Anak Kambing Saya, Oras Loro Malirin, Sonbilo, Tebe Onana, Ofalangga, Do Hawu, Bolelebo, Lewo Ro Piring Sina, Bengu Re Le Kaju, Aku Retang, Gaila Ruma Radha, Desaku, Flobamora, Potong Bebek Angsa
Suku : Sabu, Sumba, Rote, Kedang, Helong, Dawan, Tatum, Melus, Bima, Alor, Lie, Kemak, Lamaholot, Sikka, Manggarai, Krowe, Ende, Bajawa, Nage, Riung, dan Flores
Pakaian Adat : Nusa Tenggara Timur
Alat Musik Tradisional : SASANDO (sumber bunyi : Chordofon , DIPETIK DENGAN MENGGUNAKAN JARI PADA SENARNYA)
NAMA PROVINSI DI KALIMANTAN
INDONESIA
20.Provinsi Kalimantan Barat (KALBAR) Ibukota nya adalah Pontianak
20.Provinsi Kalimantan Barat (KALBAR) Ibukota nya adalah Pontianak
Berdiri : 17 Desember 1956
Dasar Hukum : UU.No.25/1956
Letak : Pulau Kalimantan ( 2ºLU-3ºLS dan 108º-114ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : KB
Luas Wilayah : 146.807 km².
Bandar Udara : Supadio.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Pontianak.
Pahlawan : Abdul Kadir Raden Temenggung Setia Pahlawan.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Tanjung Pura (UNTAN).
Makanan Khas Daerah : Kue Limpin, Mesbah Ubi Singkong, Lapis Susu, dll.
Obyek Wisata : Rumah Panjang,Danau Sebedang, Pantai Pasir Panjang, Keraton Sambas, Monumen Mandor, Keraton Mempawah, Gunung Berangin, Bukit Tukung, Pantai Penimbangan,dll.
Dasar Hukum : UU.No.25/1956
Letak : Pulau Kalimantan ( 2ºLU-3ºLS dan 108º-114ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : KB
Luas Wilayah : 146.807 km².
Bandar Udara : Supadio.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Pontianak.
Pahlawan : Abdul Kadir Raden Temenggung Setia Pahlawan.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Tanjung Pura (UNTAN).
Makanan Khas Daerah : Kue Limpin, Mesbah Ubi Singkong, Lapis Susu, dll.
Obyek Wisata : Rumah Panjang,Danau Sebedang, Pantai Pasir Panjang, Keraton Sambas, Monumen Mandor, Keraton Mempawah, Gunung Berangin, Bukit Tukung, Pantai Penimbangan,dll.
Peninggalan Sejarah:
1. Guci Berhias Naga, kurang lebih abad ke V, menunjukkan adanya pengaruh Cina di Kalimantan Barat.
2. Keraton Mempawah, peninggalan Kerajaan Mempawah.
3. Keraton Sambas, Peningalan Kerajaan Sambas.
1. Guci Berhias Naga, kurang lebih abad ke V, menunjukkan adanya pengaruh Cina di Kalimantan Barat.
2. Keraton Mempawah, peninggalan Kerajaan Mempawah.
3. Keraton Sambas, Peningalan Kerajaan Sambas.
Industri dan Pertambangan : Bauksit,
Intan, Industri konstruksi, Minyak Kelapa, Rotan, Karet.
Tarian Tradisional : Tari Monong,
Tari Zapin Tembung.
Rumah Adat : Rumah Istana Kesultanan Pontianak.
Senjata Tradisional : Mandau.
Lagu Daerah : Cik-Cik Periuk, Cak Uncang, Batu Ballah, Alok Galing, Tandak Sambas, Sungai Sambas Kebanjiran, Alon-Alon.
Suku : Kayau, Ulu Aer, Mbaluh, Manyuke, Skadau, Melayu-Pontianak, Punau, Ngaju, dan Mbaluh
Pakaian Adat : Perang
Alat Musik Tradisional : TUMA (sumber bunyi : Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
Rumah Adat : Rumah Istana Kesultanan Pontianak.
Senjata Tradisional : Mandau.
Lagu Daerah : Cik-Cik Periuk, Cak Uncang, Batu Ballah, Alok Galing, Tandak Sambas, Sungai Sambas Kebanjiran, Alon-Alon.
Suku : Kayau, Ulu Aer, Mbaluh, Manyuke, Skadau, Melayu-Pontianak, Punau, Ngaju, dan Mbaluh
Pakaian Adat : Perang
Alat Musik Tradisional : TUMA (sumber bunyi : Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
Julukan : Kota Katulistiwa
21.Provinsi Kalimantan Tengah
(KALTENG) Ibukota nya adalah Palangkaraya
Berdiri : 2 Juli 1958
Dasar Hukum : UU.No.21/1958
Letak : Pulau Kalimantan ( 1ºLU-4ºLS dan 110º-116ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : KH
Luas Wilayah : 153.800 km².
Bandar Udara : Tjilik Riwut.
Pelabuhan Laut : Pangkalan Bun.
Pahlawan : Tjilik Riwut.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Palangkaraya (UNPAR).
Makanan Khas Daerah : Kalo-kalo.
Obyek Wisata : Pantai Kumai, Pelabuhan Kareng Bengkirai, Taman Alam Unpar, Taman Nasional Tanjung Puting, Museum Kalimantan Tengah, Bukit Rawi, Bukit Batu Tangkiling,dll.
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Barang Kelontong, Minyak Kelapa, Karet ,Rotan, Minyak Bumi, Intan.
Dasar Hukum : UU.No.21/1958
Letak : Pulau Kalimantan ( 1ºLU-4ºLS dan 110º-116ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : KH
Luas Wilayah : 153.800 km².
Bandar Udara : Tjilik Riwut.
Pelabuhan Laut : Pangkalan Bun.
Pahlawan : Tjilik Riwut.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Palangkaraya (UNPAR).
Makanan Khas Daerah : Kalo-kalo.
Obyek Wisata : Pantai Kumai, Pelabuhan Kareng Bengkirai, Taman Alam Unpar, Taman Nasional Tanjung Puting, Museum Kalimantan Tengah, Bukit Rawi, Bukit Batu Tangkiling,dll.
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Barang Kelontong, Minyak Kelapa, Karet ,Rotan, Minyak Bumi, Intan.
Tarian Tradisional : Tari Balean
Dadas, Tari Tambun & Bungai
Rumah Adat : Rumah Betang
Senjata Tradisional : Mandau
Lagu Daerah: Kalayar
Suku : Kapuas, Ot Danum, Ngaju, Lawangan, Dusun, Maanyan, dan Katingan
Pakaian Adat : Sinjang ( Barito )
Alat Musik Tradisional : JAPEN (sumber bunyi : Kordofon , DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
Rumah Adat : Rumah Betang
Senjata Tradisional : Mandau
Lagu Daerah: Kalayar
Suku : Kapuas, Ot Danum, Ngaju, Lawangan, Dusun, Maanyan, dan Katingan
Pakaian Adat : Sinjang ( Barito )
Alat Musik Tradisional : JAPEN (sumber bunyi : Kordofon , DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
22.Provinsi Kalimantan Selatan
(KALSEL) Ibukota nya adalah Banjarmasin
Berdiri : 7 Desember 1956
Dasar Hukum : UU.No.25/1956
Letak : Pulau Kalimantan ( 1ºLS-5ºLS dan 114º-117ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DA
Luas Wilayah : 37.377,53 km².
Bandar Udara : Syamsudin Noor.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Banjarmasin.
Pahlawan : Pangeran Antasari, Brigjen TNI(Purn) Hasan Basry.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM).
Makanan Khas Daerah : Ayam masak hijau, Buah Jinggah, Masak Habang, Amaparan Tatak pisang, Sambal Goreng Bawak Serentak,dll.
Obyek Wisata : Lok Sado, Goa Kelelawar, Sungai Cuka, Air Terjun Batu Kura (Bajuni), Pantai Takasiung, Pulau Kaget, Sungai Barito, Goa Hapu Air Terjun Haratai,Goa Beramban, Goa Batu Bini, Pantai Batakan, Museum Banjar Lambung Mangkurat. Taksi Air dan Pasang Terapung, dll.
Dasar Hukum : UU.No.25/1956
Letak : Pulau Kalimantan ( 1ºLS-5ºLS dan 114º-117ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DA
Luas Wilayah : 37.377,53 km².
Bandar Udara : Syamsudin Noor.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Banjarmasin.
Pahlawan : Pangeran Antasari, Brigjen TNI(Purn) Hasan Basry.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM).
Makanan Khas Daerah : Ayam masak hijau, Buah Jinggah, Masak Habang, Amaparan Tatak pisang, Sambal Goreng Bawak Serentak,dll.
Obyek Wisata : Lok Sado, Goa Kelelawar, Sungai Cuka, Air Terjun Batu Kura (Bajuni), Pantai Takasiung, Pulau Kaget, Sungai Barito, Goa Hapu Air Terjun Haratai,Goa Beramban, Goa Batu Bini, Pantai Batakan, Museum Banjar Lambung Mangkurat. Taksi Air dan Pasang Terapung, dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Mesjid Sultan Sriansyah, Mesjid pertama di Kalimantan Timur.
2. Candi Ijo.
3. Makanm Sultan Sriansyah (Pangeran Samudra) pendiri kotaBanjarmasin.
1. Mesjid Sultan Sriansyah, Mesjid pertama di Kalimantan Timur.
2. Candi Ijo.
3. Makanm Sultan Sriansyah (Pangeran Samudra) pendiri kotaBanjarmasin.
Industri dan Pertambangan :
Batubara, Intan, Bijih Besi, Kerajinan dari Rotan.
Tarian Tradisional : Tari Baksa
Kembang, Tari Radap Rahayu.
Rumah Adat : Rumah Banjar Bubungan Tinggi.
Senjata Tradisional : Keris.
Lagu Daerah :Ampar-Ampar Pisang, Paris Barantai, Saputangan Bapuncu Ampat.
Suku : Ngaju, Laut, Maamyan, Bukit, Dusun, Deyah, Balangan, Aba, Melayu, Banjar, dan Dayak.
Pakaian Adat : Banjar
Alat Musik Tradisional : PANTING (sumber bunyi : Kordofon , DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
Rumah Adat : Rumah Banjar Bubungan Tinggi.
Senjata Tradisional : Keris.
Lagu Daerah :Ampar-Ampar Pisang, Paris Barantai, Saputangan Bapuncu Ampat.
Suku : Ngaju, Laut, Maamyan, Bukit, Dusun, Deyah, Balangan, Aba, Melayu, Banjar, dan Dayak.
Pakaian Adat : Banjar
Alat Musik Tradisional : PANTING (sumber bunyi : Kordofon , DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
Julukan : Kota Seribu Sungai
23.Provinsi Kalimantan Timur
(KALTIM) Ibukota nya adalah Samarinda
Berdiri : 7 Desember 1956
Dasar Hukum : UU.No.25/1956
Letak : Pulau Kalimantan ( 1ºLU-3ºLS dan 113º-120ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : KT
Luas Wilayah : 211.440 km².
Bandar Udara : Temindung (Samarinda) , Sepinggan (Balikpapan).
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Samarinda.
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Mulawarman (UNMUL).
Makanan Khas Daerah : Sanga Cobek Salat, Petah, Ayam Cincane,dll.
Obyek Wisata : Manggar Besar, Tanjung Isuy, Tanag Grogot, Tanah Merah, dll.
Dasar Hukum : UU.No.25/1956
Letak : Pulau Kalimantan ( 1ºLU-3ºLS dan 113º-120ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : KT
Luas Wilayah : 211.440 km².
Bandar Udara : Temindung (Samarinda) , Sepinggan (Balikpapan).
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Samarinda.
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Mulawarman (UNMUL).
Makanan Khas Daerah : Sanga Cobek Salat, Petah, Ayam Cincane,dll.
Obyek Wisata : Manggar Besar, Tanjung Isuy, Tanag Grogot, Tanah Merah, dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Keraton Kerajaan Kutai Kertanegara.
2. Prasasti Muara Kanan.
3. Prasasti Mulawarman dari Kerajaan Kutai Kertanegara yang menggunakan huruf Pallawa tahun 400 masehi.
1. Keraton Kerajaan Kutai Kertanegara.
2. Prasasti Muara Kanan.
3. Prasasti Mulawarman dari Kerajaan Kutai Kertanegara yang menggunakan huruf Pallawa tahun 400 masehi.
Industri dan Pertambangan : Kayu
Lapis, Gas Alam Cair, Minyak Bumi, Tenun, Kristal, Timah.
Tarian Tradisional : Tari Perang,
Tari Gong.
Rumah Adat : Rumah Lamin.
Senjata Tradisional : Mandau.
Lagu Daerah : Indung-Indung.
Suku : Ngaju, Otdanum, Apokayan,Punan, Murut, Dayak, Kutai, Kayan, Punan, dan Bugis.
Pakaian Adat : Urang Besunung
Alat Musik Tradisional : SAMPE (sumber bunyi : Kordofon , DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
Rumah Adat : Rumah Lamin.
Senjata Tradisional : Mandau.
Lagu Daerah : Indung-Indung.
Suku : Ngaju, Otdanum, Apokayan,Punan, Murut, Dayak, Kutai, Kayan, Punan, dan Bugis.
Pakaian Adat : Urang Besunung
Alat Musik Tradisional : SAMPE (sumber bunyi : Kordofon , DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
Julukan : Kota Tepian
NAMA PROVINSI DI SULAWESI INDONESIA
24.Provinsi Sulawesi Utara (SULUT) Ibukota nya adalah Manado
NAMA PROVINSI DI SULAWESI INDONESIA
24.Provinsi Sulawesi Utara (SULUT) Ibukota nya adalah Manado
Berdiri : 13 desember 1960
Dasar Hukum : UU.No.47/1960
Letak : Pulau Sulawesi ( 0ºLU-6ºLU dan 120º-128ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DM (Sulut), DB (Minahasa), DL (Sangihe Talaud)
Luas Wilayah : 25.768 km².
Bandar Udara : Sam Ratulangi.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Manado.
Pahlawan : Dr.G.S.S.J.Ratulangi, Maria Walanda Maramis, Robert Wolter Mongisidi, Arie Frederik Lasut.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT).
Makanan Khas Daerah : Ayam Rica-Rica, Bubur Manado/Bubur Tinutuan, Ayam Garo rica, Tuturuga, Cakalang Pampis, Daging Rica-Rica, woku Belanga, Lalampa, Binte Bilihuta, dll.
Dasar Hukum : UU.No.47/1960
Letak : Pulau Sulawesi ( 0ºLU-6ºLU dan 120º-128ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DM (Sulut), DB (Minahasa), DL (Sangihe Talaud)
Luas Wilayah : 25.768 km².
Bandar Udara : Sam Ratulangi.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Manado.
Pahlawan : Dr.G.S.S.J.Ratulangi, Maria Walanda Maramis, Robert Wolter Mongisidi, Arie Frederik Lasut.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT).
Makanan Khas Daerah : Ayam Rica-Rica, Bubur Manado/Bubur Tinutuan, Ayam Garo rica, Tuturuga, Cakalang Pampis, Daging Rica-Rica, woku Belanga, Lalampa, Binte Bilihuta, dll.
Obyek Wisata : Bunaken, Taman Laut
Teluk Liang, Pantai Indah Gorontalo, Taman Wisata remboken, Kelenteng Ban Hiang
Kiong, Tasik Ria, Museum Provinsi Sulawesi Utara, Pantai Kema, Manado Tua,
Siladen, dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Makam Kyai Maja.
2. Makam Pahlawan Nasional Imam Bonjol.
1. Makam Kyai Maja.
2. Makam Pahlawan Nasional Imam Bonjol.
Industri dan Pertambangan : Minyak
Kelapa, Emas, Marmer, Mangan, Gips, Kayu, dll.
Tarian Tradisional : Tari Maengket,
Tari Polo-Palo
Rumah Adat : Rumah Pewaris
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Esa Mokan, O Ina Ni Keke, Si Patokaan, Sitara Tillo
Suku : Minahasa, Bolaang Mangondow, Sangiher Talaud, Gorontalo, Sangir, Ternate, Togite, Morotai, Loda, Halmahera, Tidore, dan Obi
Pakaian Adat : Minahasa
Alat Musik Tradisional : KOLINTANG (sumber bunyi : Ideofon , DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS)
Rumah Adat : Rumah Pewaris
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Esa Mokan, O Ina Ni Keke, Si Patokaan, Sitara Tillo
Suku : Minahasa, Bolaang Mangondow, Sangiher Talaud, Gorontalo, Sangir, Ternate, Togite, Morotai, Loda, Halmahera, Tidore, dan Obi
Pakaian Adat : Minahasa
Alat Musik Tradisional : KOLINTANG (sumber bunyi : Ideofon , DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS)
Julukan : Kota Tinutuan
25.Provinsi Sulawesi Barat (SULBAR)
Ibukota nya adalah Kota Mamuju
Berdiri : 5 Oktober 2004
Dasar Hukum : UU.No.26/2004
Letak : Pulau Sulawesi ( 0ºLS-3ºLS dan 118º-120ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : -
Luas Wilayah : 16.796,19 km².
Bandar Udara : Tanpa Pandang
Pelabuhan Laut : -
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :-
Makanan Khas Daerah : -
Obyek Wisata : Pemandian Air Panas di Kalumpang, Anjoro Pitu, Sumur Jodoh dan Taman Laut di Pulau Karampung, Tapandulu dan Arelle di Mamasa, Pasir Putih di kabupaten Polman, air Terjun Sapi di Mamuju, Padi Tammanurung Kalumpang,dll.
Dasar Hukum : UU.No.26/2004
Letak : Pulau Sulawesi ( 0ºLS-3ºLS dan 118º-120ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : -
Luas Wilayah : 16.796,19 km².
Bandar Udara : Tanpa Pandang
Pelabuhan Laut : -
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :-
Makanan Khas Daerah : -
Obyek Wisata : Pemandian Air Panas di Kalumpang, Anjoro Pitu, Sumur Jodoh dan Taman Laut di Pulau Karampung, Tapandulu dan Arelle di Mamasa, Pasir Putih di kabupaten Polman, air Terjun Sapi di Mamuju, Padi Tammanurung Kalumpang,dll.
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Bijih Besi, Nikel, Tembaga, Timah Hitam, Gips,Semen dan Industri Kecil Lainnya.
Industri dan Pertambangan : Bijih Besi, Nikel, Tembaga, Timah Hitam, Gips,Semen dan Industri Kecil Lainnya.
Tarian Tradisional : Tari Patuddu,
Tari Kondo Sapata, Tari Kipas.
Rumah Adat : Rumah Tongkonan
Senjata Tradisional :Tombak
Lagu Daerah : Bulu Londong, Malluya, Io-Io, Ma’pararuk
Suku : Mandar, Mamuju, Bugis, dan Mamasa
Pakaian Adat : Sulawesi Barat
Alat Musik Tradisional : KECAPI (sumber bunyi : Kordofon , DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
Rumah Adat : Rumah Tongkonan
Senjata Tradisional :Tombak
Lagu Daerah : Bulu Londong, Malluya, Io-Io, Ma’pararuk
Suku : Mandar, Mamuju, Bugis, dan Mamasa
Pakaian Adat : Sulawesi Barat
Alat Musik Tradisional : KECAPI (sumber bunyi : Kordofon , DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
26.Provinsi Sulawesi Tengah
(SULTENG) Ibukota nya adalah Palu
Berdiri : 13 April 1964
Dasar Hukum : UU.No.13/1964
Letak: Pulau Sulawesi ( 2ºLU-4ºLS dan 119º-125ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DN
Luas Wilayah : 68.033 km².
Bandar Udara : Mutiara.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Donggala.
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Tadulako (UNTAD).
Makanan Khas Daerah : Kaledo.
Obyek Wisata : Danau Poso, Goa Pamona, Tentena, Bada Napu, Sumber Air Panas Bora, Air Terjun wena, Kuwali, dll.
Dasar Hukum : UU.No.13/1964
Letak: Pulau Sulawesi ( 2ºLU-4ºLS dan 119º-125ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DN
Luas Wilayah : 68.033 km².
Bandar Udara : Mutiara.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Donggala.
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Tadulako (UNTAD).
Makanan Khas Daerah : Kaledo.
Obyek Wisata : Danau Poso, Goa Pamona, Tentena, Bada Napu, Sumber Air Panas Bora, Air Terjun wena, Kuwali, dll.
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Emas, Bijih Besi, Nikel, Mika.
Industri dan Pertambangan : Emas, Bijih Besi, Nikel, Mika.
Tarian Tradisional : Tari Lumense,
Tari Pule Cinde, Tari Torompio,Tari Dero Poso
Rumah Adat : Rumah Tambi
Senjata Tradisional : Pasatimpo
Lagu Daerah : Tondok Kadadingku, Tope Gugu
Suku : Buol, Toli-toli, Tomini, Dompelas, Kaili, Kulawi, Lore, Pamona, Suluan, Mori, Bungku, Balantak, Banggai, dan Balatar
Pakaian Adat : Kulavi ( Donggala )
Alat Musik Tradisional : GANDA (sumber bunyi : Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
Rumah Adat : Rumah Tambi
Senjata Tradisional : Pasatimpo
Lagu Daerah : Tondok Kadadingku, Tope Gugu
Suku : Buol, Toli-toli, Tomini, Dompelas, Kaili, Kulawi, Lore, Pamona, Suluan, Mori, Bungku, Balantak, Banggai, dan Balatar
Pakaian Adat : Kulavi ( Donggala )
Alat Musik Tradisional : GANDA (sumber bunyi : Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
27.Provinsi Sulawesi Tenggara
(SULTRA) Ibukota nya adalah Kendari
Berdiri : 27 April 1964
Dasar Hukum : UU.No.13/1964
Letak : Pulau Sulawesi ( 2ºLS-7ºLS dan 120º-125ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DM
Luas Wilayah : 38.140 km².
Bandar Udara : Wolter Mongisidi.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Kendari.
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Halu Oleo (UNHO).
Makanan Khas Daerah : Sasate Nangka,dll.
Obyek Wisata : Tanjung Amolengo, Suaka Margasatwa di Tanjung Peropa, Rawa Aopa, Pemandian Air Laut Kendari, Air Terjun di Kendari, Cagar Alam Kayu Jati di Napabale, Air Terjun di Kolaka, Panorama Motonu No, Cagar Alam Kayu Kuku, Pemandian Air Laut Mayaria Kasilampe,Pantai Nirwana, Air Terjun di Biton, dll.
Dasar Hukum : UU.No.13/1964
Letak : Pulau Sulawesi ( 2ºLS-7ºLS dan 120º-125ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DM
Luas Wilayah : 38.140 km².
Bandar Udara : Wolter Mongisidi.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Kendari.
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Halu Oleo (UNHO).
Makanan Khas Daerah : Sasate Nangka,dll.
Obyek Wisata : Tanjung Amolengo, Suaka Margasatwa di Tanjung Peropa, Rawa Aopa, Pemandian Air Laut Kendari, Air Terjun di Kendari, Cagar Alam Kayu Jati di Napabale, Air Terjun di Kolaka, Panorama Motonu No, Cagar Alam Kayu Kuku, Pemandian Air Laut Mayaria Kasilampe,Pantai Nirwana, Air Terjun di Biton, dll.
Peninggalan Sejarah : Keraton Sultan
Buton.
Industri dan Pertambangan : Kelontong, Nikel, Minyak Kelapa, Aspal, Kapur, dll.
Industri dan Pertambangan : Kelontong, Nikel, Minyak Kelapa, Aspal, Kapur, dll.
Tarian Tradisional : Tari Dinggu,
Tari Balumpa, Tari Lumense, Tari Manguru
Rumah Adat : Rumah Istana Buton
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Peia Tawa-Tawa
Suku : Mapute, Mekongga, Landawe, Tolaiwiw, Tolaki, Kabaina, Butung, Muna, Bungku, Buton, Muna, Wolio, dan Bugis
Pakaian Adat : Babung Ginasamani
Alat Musik Tradisional : LADOLADO (sumber bunyi : Ideofon , DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS)
Rumah Adat : Rumah Istana Buton
Senjata Tradisional : Keris
Lagu Daerah : Peia Tawa-Tawa
Suku : Mapute, Mekongga, Landawe, Tolaiwiw, Tolaki, Kabaina, Butung, Muna, Bungku, Buton, Muna, Wolio, dan Bugis
Pakaian Adat : Babung Ginasamani
Alat Musik Tradisional : LADOLADO (sumber bunyi : Ideofon , DIPUKUL DENGAN MENGGUNAKAN PEMUKUL KHUSUS)
28.Provinsi Sulawesi Selatan
(SULSEL) Ibukota nya adalah Makassar
Berdiri : 13 Desember 1960
Dasar Hukum : UU.No.47/1960
Letak : Pulau Sulawesi ( 0ºLS-8ºLS dan 118º-122ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DD
Luas Wilayah : 62.482,54 km².
Bandar Udara : Hasanuddin.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Ujung Pandang.
Pahlawan : Sultan Hasauddin, Syeikh Yusuf Tajul Khalwati, dll.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Negeroi Makassar.
Makanan Khas Daerah : Coto Makassar, Palu Konro, Palu Basa, Nasu Likku, sop Konro, Baronang Bakar, Kapurung, Pallu Mara Cakalang, Barobbo, Barongko, dll.
Obyek Wisata : Makam Pahlawan Diponegoro, Makam Raja-Raja Talo, Benteng Ujung Pandang, Pulau Kayangan, Sungguminasa, Taman Anggrek.
Dasar Hukum : UU.No.47/1960
Letak : Pulau Sulawesi ( 0ºLS-8ºLS dan 118º-122ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DD
Luas Wilayah : 62.482,54 km².
Bandar Udara : Hasanuddin.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Ujung Pandang.
Pahlawan : Sultan Hasauddin, Syeikh Yusuf Tajul Khalwati, dll.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Negeroi Makassar.
Makanan Khas Daerah : Coto Makassar, Palu Konro, Palu Basa, Nasu Likku, sop Konro, Baronang Bakar, Kapurung, Pallu Mara Cakalang, Barobbo, Barongko, dll.
Obyek Wisata : Makam Pahlawan Diponegoro, Makam Raja-Raja Talo, Benteng Ujung Pandang, Pulau Kayangan, Sungguminasa, Taman Anggrek.
Peninggalan Sejarah :
1. Keraton Raja Gowa.
2. Mesjid katangka.
3. Makam Raja-Raja Bugis Watang Lamuru.
4. Benteng Sombaupu.
1. Keraton Raja Gowa.
2. Mesjid katangka.
3. Makam Raja-Raja Bugis Watang Lamuru.
4. Benteng Sombaupu.
Industri dan Pertambangan : Kimia,
Kertas, Logam, Bahan Makanan, Pakaian Jadi, Gips, Tembaga, Semen, Minyak,
Nikel, Batubara, Percetakan, dll.
Tarian Tradisional : Tari Bosara,
Tari Kipas.
Rumah Adat : Rumah Tongkonan.
Senjata Tradisional : Badik.
Lagu Daerah : Angin Mamiri, Pakarena, Sulawesi Parasanganta, Ma Rencong.
Suku : Mandar, Bugis, Toraja, Sa’dan, Bugis, dan Makassar.
Pakaian Adat : Toraja
Alat Musik Tradisional : KESO-KESO (sumber bunyi : Chordofon , DIGESEK PADA BAGIAN SENAR DENGAN MENGGUNAKAN ALAT KHUSUS)
Rumah Adat : Rumah Tongkonan.
Senjata Tradisional : Badik.
Lagu Daerah : Angin Mamiri, Pakarena, Sulawesi Parasanganta, Ma Rencong.
Suku : Mandar, Bugis, Toraja, Sa’dan, Bugis, dan Makassar.
Pakaian Adat : Toraja
Alat Musik Tradisional : KESO-KESO (sumber bunyi : Chordofon , DIGESEK PADA BAGIAN SENAR DENGAN MENGGUNAKAN ALAT KHUSUS)
Julukan : Kota Daeng
29.Provinsi Gorontalo Ibukota nya
adalah Gorontalo
Berdiri : 15 Februari 2001
Dasar Hukum : UU.No.2/1999
Letak : Pulau Sulawesi ( 0ºLU-1ºLU dan 120º-124ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DM
Luas Wilayah : 10.804 km².
Bandar Udara : Jalaludin.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Gorontalo.
Pahlawan : Hi Nani wartabone.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Negeri Gorontalo, IAIN Sultan Amay Gorontalo
Makanan Khas Daerah : Ayam Panggang llolabu, Binte Biluhuta (Bubur Jagung), Ilabulo, Ayam Bakar Iloni, dll
Obyek Wisata :Benteng Otanaha, Pulau Saronde, Pemandian Lombongo, Pentadio Resort, Pantai Olele, Pantai Boalemo Indah, Pantai Bolihutuo, Taman Nasional Bogani Nani Wartabone dll.
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Emas, Tembaga, Tekstil, Makanan, Kayu, dll.
Dasar Hukum : UU.No.2/1999
Letak : Pulau Sulawesi ( 0ºLU-1ºLU dan 120º-124ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DM
Luas Wilayah : 10.804 km².
Bandar Udara : Jalaludin.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Gorontalo.
Pahlawan : Hi Nani wartabone.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Negeri Gorontalo, IAIN Sultan Amay Gorontalo
Makanan Khas Daerah : Ayam Panggang llolabu, Binte Biluhuta (Bubur Jagung), Ilabulo, Ayam Bakar Iloni, dll
Obyek Wisata :Benteng Otanaha, Pulau Saronde, Pemandian Lombongo, Pentadio Resort, Pantai Olele, Pantai Boalemo Indah, Pantai Bolihutuo, Taman Nasional Bogani Nani Wartabone dll.
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Emas, Tembaga, Tekstil, Makanan, Kayu, dll.
Tarian Tradisional : Tari Paule
Cinde, Tari Polo Palo, Tidi Lopolopalo, Saronde, dll
Rumah Adat : Rumah Dulohupa dan Rumah Pewaris.
Senjata Tradisional :Badik
Lagu Daerah : Hulondalo li Pu’u , Bulalo Lo Limutu , Wanu Mamo Leleyangi
Suku : Gorontalo, Atinggola, Suwawa
Pakaian Adat : Sundi, Biliu
Alat Musik Tradisional : GANDA (sumber bunyi : Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
NAMA PROVINSI DI MALUKU DAN PAPUA INDONESIA
Rumah Adat : Rumah Dulohupa dan Rumah Pewaris.
Senjata Tradisional :Badik
Lagu Daerah : Hulondalo li Pu’u , Bulalo Lo Limutu , Wanu Mamo Leleyangi
Suku : Gorontalo, Atinggola, Suwawa
Pakaian Adat : Sundi, Biliu
Alat Musik Tradisional : GANDA (sumber bunyi : Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
NAMA PROVINSI DI MALUKU DAN PAPUA INDONESIA
30.Provinsi Maluku Ibukota nya
adalah Ambon
Berdiri : 1 Juli 1958
Dasar Hukum : UU.No.20/1958
Letak : Kepulauan Maluku ( 0ºLS-9ºLS dan 124º-136ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DE
Luas Wilayah : 851.000 km².
Bandar Udara : Pattimura.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Ambon.
Pahlawan : Kapiten Pattimura, Christina Martha Tiahahu, Anthony Rhebok, Paulus Tiahahu.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Pattimura (UNPAT).
Makanan Khas Daerah : Palai Badar, Dabu-Dabu Sesi, Tumis Bunga Pepaya, Saba’au Sopek Odheng, dll.
Dasar Hukum : UU.No.20/1958
Letak : Kepulauan Maluku ( 0ºLS-9ºLS dan 124º-136ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DE
Luas Wilayah : 851.000 km².
Bandar Udara : Pattimura.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Ambon.
Pahlawan : Kapiten Pattimura, Christina Martha Tiahahu, Anthony Rhebok, Paulus Tiahahu.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Pattimura (UNPAT).
Makanan Khas Daerah : Palai Badar, Dabu-Dabu Sesi, Tumis Bunga Pepaya, Saba’au Sopek Odheng, dll.
Obyek Wisata : Bekas Istana VOC,
Bangunan Kesultanan Ternate dan Tidore, Gereja Kuno, Belkas Rumah Sutan Syahrir
dan Dr, Cipto Mangunkusumo, Museum Siswa dan Tugu Christina Martha Tiahahu,
Benteng- Benteng Peninggalan Belanda, Portugis, dan Spanyol, Sumber Air Panas,
Taman Pahlawan Anzac, Pulau Doi, Taman Laut di Pulau Pombo, Tugu Peringatan
Tentara Jepang di Kayu Angus, Peninggalan Kesultanan Bancan, Pantai Hunimoa,
Peninggalan Kesultanan Jailolo, Teluk Kao, Pulau Kei dan Aru, dll.
Peninggalan Sejarah :
1. Bangunan Kesultanan Ternate dan Tidore.
2. Benteng-Benteng Peninggalan Belanda, Portugis, dan Spanyol.
3. Tugu Peringatan Tentara Jepang di Kayu Angus.
1. Bangunan Kesultanan Ternate dan Tidore.
2. Benteng-Benteng Peninggalan Belanda, Portugis, dan Spanyol.
3. Tugu Peringatan Tentara Jepang di Kayu Angus.
Industri dan Pertambangan : Emas,
Minyak Bumi, Minyak Kayu Putih, dll.
Tarian Tradisional : Tari Lenso, Tari
Cakalele
Rumah Adat : Rumah Baileo
Senjata Tradisional : Parang Salawaku
Lagu Daerah :Rasa Sayang-sayange, Ayo Mama, Buka Pintu, Burung Tantina, Goro-Gorone, Huhatee, Kole-Kole, Mande-Mande, Ole Sioh, O Ulate, Sarinande, Tanase
Suku : Buru, Banda, Seram, Kei, dan Ambon
Pakaian Adat : Maluku
Alat Musik Tradisional : NAFIRI (sumber bunyi : Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
Rumah Adat : Rumah Baileo
Senjata Tradisional : Parang Salawaku
Lagu Daerah :Rasa Sayang-sayange, Ayo Mama, Buka Pintu, Burung Tantina, Goro-Gorone, Huhatee, Kole-Kole, Mande-Mande, Ole Sioh, O Ulate, Sarinande, Tanase
Suku : Buru, Banda, Seram, Kei, dan Ambon
Pakaian Adat : Maluku
Alat Musik Tradisional : NAFIRI (sumber bunyi : Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
Julukan : Kota Ambon Manise
31.Provinsi Maluku Utara Ibukota nya
adalah Ternate sekarang Sofifi
Berdiri : 4 Oktober 1999
Dasar Hukum : UU.No.46/1999
Letak : Kepulauan Maluku ( 3ºLU-º3LS dan 124º-129ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DG
Luas Wilayah : 33.321,22 km².
Bandar Udara : Baabulah.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Ternate, Jailolo Soasiu.
Pahlawan : Sultan Baabulah, Pati Unus, Nuku Muhammad Amiruddin.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :-
Makanan Khas Daerah : -
Obyek Wisata : Danau Dumas, dan Makette, Goa Alam Sagea, Air Terjun Desa Tabacempaka, Burung Bidadari, Kali Barangka Dolong, Rumah Adat Sasadu, Oulau Mare, Pantai Akebaru, Benteng Oranye, Benteng Tolluco, Benteng Bernavelt, dll.
Dasar Hukum : UU.No.46/1999
Letak : Kepulauan Maluku ( 3ºLU-º3LS dan 124º-129ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DG
Luas Wilayah : 33.321,22 km².
Bandar Udara : Baabulah.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Ternate, Jailolo Soasiu.
Pahlawan : Sultan Baabulah, Pati Unus, Nuku Muhammad Amiruddin.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :-
Makanan Khas Daerah : -
Obyek Wisata : Danau Dumas, dan Makette, Goa Alam Sagea, Air Terjun Desa Tabacempaka, Burung Bidadari, Kali Barangka Dolong, Rumah Adat Sasadu, Oulau Mare, Pantai Akebaru, Benteng Oranye, Benteng Tolluco, Benteng Bernavelt, dll.
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Minyak Bumi, Nikel, Minyak Kayu Putih, Asbes.
Industri dan Pertambangan : Minyak Bumi, Nikel, Minyak Kayu Putih, Asbes.
Tarian Tradisional : Tari Lenso.
Rumah Adat : Rumah Baileo.
Senjata Tradisional : Parang Salawaku.
Suku : Halmahera, Obi, Morotai, Ternate, dan Bacan.
Pakaian Adat : Maluku
Alat Musik Tradisional : FU (sumber bunyi : Aerofon , DITIUP SERTA DIKENDALIKAN OLEH TELAPAK TANGAN SEBAGAI PENGATUR SUARA)
Rumah Adat : Rumah Baileo.
Senjata Tradisional : Parang Salawaku.
Suku : Halmahera, Obi, Morotai, Ternate, dan Bacan.
Pakaian Adat : Maluku
Alat Musik Tradisional : FU (sumber bunyi : Aerofon , DITIUP SERTA DIKENDALIKAN OLEH TELAPAK TANGAN SEBAGAI PENGATUR SUARA)
32.Provinsi Papua Barat Ibukota nya
adalah Kota Manokwari
Berdiri : 4 Oktober 1999
Dasar Hukum : UU.No.45/1999
Letak : Pulau Irian ( 0ºLS-5ºLS dan 130º-138ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DS
Luas Wilayah : 116.571 km².
Bandar Udara : Rendani , Jefman Dan Torea.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Manokwari
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :-
Makanan Khas Daerah : Papeda, Sop Hapire, Aunu Kerang, dll.
Obyek Wisata : -
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Minyak Bumi, Kayu Gelondong dan Kayu Lapis, Emas, Perak, Alumunium, Asbes, Tembaga.
Dasar Hukum : UU.No.45/1999
Letak : Pulau Irian ( 0ºLS-5ºLS dan 130º-138ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DS
Luas Wilayah : 116.571 km².
Bandar Udara : Rendani , Jefman Dan Torea.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Manokwari
Pahlawan : -
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta :-
Makanan Khas Daerah : Papeda, Sop Hapire, Aunu Kerang, dll.
Obyek Wisata : -
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Minyak Bumi, Kayu Gelondong dan Kayu Lapis, Emas, Perak, Alumunium, Asbes, Tembaga.
Tarian Tradisional : Tari Selamat
Datang, Tari Musyoh
Rumah Adat : Rumah Honai.
Senjata Tradisional : Panah.
Lagu Daerah : Apuse, Yamko Rambe Yamko.
Suku : Mey Brat, Arfak, Asmat, Dani, dan Sentan.
Pakaian Adat : Serui
Alat Musik Tradisional : GUOTO (sumber bunyi : Kordofon , DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
Rumah Adat : Rumah Honai.
Senjata Tradisional : Panah.
Lagu Daerah : Apuse, Yamko Rambe Yamko.
Suku : Mey Brat, Arfak, Asmat, Dani, dan Sentan.
Pakaian Adat : Serui
Alat Musik Tradisional : GUOTO (sumber bunyi : Kordofon , DIPETIK PADA BAGIAN SENARNYA)
33.Provinsi Papua Ibukota nya adalah
Jayapura
Berdiri : 10 September 1969
Dasar Hukum : UU.No.12/1969 Dan UU.No.45/1999
Letak : Kepulauan Maluku ( 1ºLS-6ºLS dan 131º-141ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DS
Luas Wilayah : 421.981 km².
Bandar Udara : Sentani.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Jayapura.
Pahlawan : Frans Kaisapo, Silas Papare, Marten Indey.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Cendrawasih (UNCEN).
Makanan Khas Daerah : Papeda, Sop Hapire, Aunu Kerang, dll.
Dasar Hukum : UU.No.12/1969 Dan UU.No.45/1999
Letak : Kepulauan Maluku ( 1ºLS-6ºLS dan 131º-141ºBT )
Tanda Plat Nomor Kendaraan : DS
Luas Wilayah : 421.981 km².
Bandar Udara : Sentani.
Pelabuhan Laut : Pelabuhan Jayapura.
Pahlawan : Frans Kaisapo, Silas Papare, Marten Indey.
Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta : Universitas Cendrawasih (UNCEN).
Makanan Khas Daerah : Papeda, Sop Hapire, Aunu Kerang, dll.
Obyek Wisata : Pantai Bonsik, Danau
Sentani, Pantai Jendi, Tanjung Kasuari, Pantai Korem, Hutan Wisata Pulau
Supriori, Pulau Balanta, Pantai Tanjung Ria, Museum Jayapura, Pantai Klimpang,
Gua Binsar/Gua Jepang, dll.
Peninggalan Sejarah : -
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan : Tembaga,
Minyak Bumi, Kayu Lapis, Alumunium, Asbes, Marmer, Kayu Gelondongan.
Tarian Tradisional : Tari Selamat
Datang,Tari Musyoh.
Rumah Adat : Rumah Honai.
Senjata Tradisional : Pisau Belati.
Suku : Sentani, Dani, Amungme, Nimboran, Jagai, Asmat, dan Tobati.
Pakaian Adat : Asmat
Alat Musik Tradisional : TIFA (sumber bunyi : Kordofon , Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
Rumah Adat : Rumah Honai.
Senjata Tradisional : Pisau Belati.
Suku : Sentani, Dani, Amungme, Nimboran, Jagai, Asmat, dan Tobati.
Pakaian Adat : Asmat
Alat Musik Tradisional : TIFA (sumber bunyi : Kordofon , Membranofon , DITEPUK DENGAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN)
34.Provinsi Kalimantan Utara
(KALTARA)Ibukota nya adalah Tanjung Selor
Berdiri : 25 Oktober 2012
Dasar Hukum :
Letak : Pulau Kalimantan (0°57′ LU 116°26′ BT)
Tanda Plat Nomor Kendaraan :
Luas Wilayah : 77.382,78 km2.
Bandar Udara : Juwata, Kolonel Robert Atty Bessing, Long Apung , Nunukan
Pelabuhan Laut :Malundung, Tengkayu I dan II dan Ferry Juata Laut, Tunon Taka
Pahlawan :-
Perguruan Tinggi Negeri :Universitas Borneo Tarakan, Universitas KALTARA Tanjung Selor
Makanan Khas Daerah :
Letak : Pulau Kalimantan (0°57′ LU 116°26′ BT)
Tanda Plat Nomor Kendaraan :
Luas Wilayah : 77.382,78 km2.
Bandar Udara : Juwata, Kolonel Robert Atty Bessing, Long Apung , Nunukan
Pelabuhan Laut :Malundung, Tengkayu I dan II dan Ferry Juata Laut, Tunon Taka
Pahlawan :-
Perguruan Tinggi Negeri :Universitas Borneo Tarakan, Universitas KALTARA Tanjung Selor
Makanan Khas Daerah :
Obyek Wisata :Pantai Amal, terdiri
dari 2 buah pantai, yaitu pantai amal baru dan pantai amal lama, Museum Rumah
Bundar, Museum Baloy Adat Tidung, Hutan Mangrove, Penangkaran Buaya
Juwata,Taman Kebun Anggrek, Taman Oval Ladang, Taman Oval Markoni, Taman Oval
Malundung, Taman Monumen Penghargaan Kota Tarakan di Bandara Juwata, Bungker
Peninggalan Jepang di Bandara Juwata, Makam Tentara Jepang , Tugu Makam Tentara
Australia, Air Terjun Karungan, Pulau Sadau (SEMUA DI WILAYAH KOTA TARAKAN)
Peninggalan Sejarah : -
Peninggalan Sejarah : -
Industri dan Pertambangan :
(provinsi di sebelah utara Kalimantan ini memiliki potensi alam yang luar
biasa. “Mulai dari minyak, gas, kelautan dan tambang)
Tarian Tradisional : -
Rumah Adat : Rumah Baloy.
Senjata Tradisional : Mandau.
Suku : Suku Tidung, Suku Bulungan, Suku Banjar, dan Suku Dayak
Pakaian Adat : -
Alat Musik Tradisional : -
Rumah Adat : Rumah Baloy.
Senjata Tradisional : Mandau.
Suku : Suku Tidung, Suku Bulungan, Suku Banjar, dan Suku Dayak
Pakaian Adat : -
Alat Musik Tradisional : -
(SEMENTARA PROVINSI KE 34 KALIMANTAN
UTARA TANPA DISERTAI GAMBAR)
NAMA PROVINSI DARI HASIL PEMEKARAN
1.Provinsi Kepulauan Riau
2.Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
3.Provinsi Banten
4.Provinsi Gorontalo
5.Provinsi Maluku Utara
6.Provinsi Papua Barat
7.Provinsi Kalimantan Utara (25-10-2012)
keterangan alat musik :
2.Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
3.Provinsi Banten
4.Provinsi Gorontalo
5.Provinsi Maluku Utara
6.Provinsi Papua Barat
7.Provinsi Kalimantan Utara (25-10-2012)
keterangan alat musik :
1. Membranofon
Membranofon adalah kumpulan alat musik yang sumber bunyinya berasal dari membran atau selaput kulit yang diregangkan dan dipasang pada sebuah kotak atau tabung.
Contoh : tambur,genderang ,rebana,tifa dan lain sebagainya.
Membranofon adalah kumpulan alat musik yang sumber bunyinya berasal dari membran atau selaput kulit yang diregangkan dan dipasang pada sebuah kotak atau tabung.
Contoh : tambur,genderang ,rebana,tifa dan lain sebagainya.
2. Aerofon
Aerofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari getaran udara yang diatur oleh lubang-lubang atau lidah yang ada pada alat musik tersebut.
Contoh : seruling bambu. serunai , recorder dan lain sebagsinya.
Aerofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari getaran udara yang diatur oleh lubang-lubang atau lidah yang ada pada alat musik tersebut.
Contoh : seruling bambu. serunai , recorder dan lain sebagsinya.
3. Ideofon
Ideofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari getaran alat musik itu sendiri.
Contoh : gong, angklung,gambang dan lain sebagainya.
Ideofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari getaran alat musik itu sendiri.
Contoh : gong, angklung,gambang dan lain sebagainya.
4. Kordofon
Kordofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai/tali/senar/corda yang bergetar karena dipetik,digesek,atau dipukul.
Contoh : Rebab, kecapi , siter dan lain sebagainya.
Kordofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai/tali/senar/corda yang bergetar karena dipetik,digesek,atau dipukul.
Contoh : Rebab, kecapi , siter dan lain sebagainya.
5. elektrofon
Elektrofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari aliran arus listrik
Contoh : gitar listrik dan lain sebagainya.
Elektrofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari aliran arus listrik
Contoh : gitar listrik dan lain sebagainya.
Berbagai
Upacara Adat di Indonesia, ada yang berupa Ritual, Kesenian, Tradisi dan
lain sebagainya, dan dibawah ini hanya sebagian kecil Upacara Adat dari ribuan
upacara adat yang ada di Nusantara
1.Ritual
Tiwah

Ritual Tiwah yaitu prosesi menghantarkan roh leluhur sanak saudara yang telah meninggal dunia ke alam baka dengan cara menyucikan dan memindahkan sisa jasad dari liang kubur menuju sebuah tempat yang bernama sandung.
Ritual Tiwah dijadikan objek wisata karen unik dan khas banyak para wisatawan mancanegara tertarik pada upacara ini yang hanya di lakukan oleh warga Dayak Kalteng

Ritual Tiwah yaitu prosesi menghantarkan roh leluhur sanak saudara yang telah meninggal dunia ke alam baka dengan cara menyucikan dan memindahkan sisa jasad dari liang kubur menuju sebuah tempat yang bernama sandung.
Ritual Tiwah dijadikan objek wisata karen unik dan khas banyak para wisatawan mancanegara tertarik pada upacara ini yang hanya di lakukan oleh warga Dayak Kalteng
2.Kebo-Keboan

Prosesi upacara adat Kebo-keboan yang dilaksanakan setiap tahun oleh warga Desa Alasmalang. Awalnya upacara adat ini dilaksanakan untuk memohon turunya hujan saat kemarau panjang, dengan turunnya hujan ini berarti petani dapat segera bercocok tanam.
Puncaknya prosesinya adalah membajak sawah dan menanam bibit padi di persawahan. Orang-orang yang bertingkah seperti kerbau tadi dapat kesurupan dan mengejar siapa saja yang mencoba mengambil bibit padi yang ditanam. Warga masyarakat Desa Alasmalang berusaha berebut bibit padi tersebut, karena dipercaya dapat digunakan sebagai tolak-balak maupununtuk keuntungan

Prosesi upacara adat Kebo-keboan yang dilaksanakan setiap tahun oleh warga Desa Alasmalang. Awalnya upacara adat ini dilaksanakan untuk memohon turunya hujan saat kemarau panjang, dengan turunnya hujan ini berarti petani dapat segera bercocok tanam.
Puncaknya prosesinya adalah membajak sawah dan menanam bibit padi di persawahan. Orang-orang yang bertingkah seperti kerbau tadi dapat kesurupan dan mengejar siapa saja yang mencoba mengambil bibit padi yang ditanam. Warga masyarakat Desa Alasmalang berusaha berebut bibit padi tersebut, karena dipercaya dapat digunakan sebagai tolak-balak maupununtuk keuntungan
3.Adu
Kerbau (Mapasilaga Tedong)


Adu kerbau diawali dengan kerbau bule.
Partai adu kerbau diselingi dengan prosesi pemotongan kerbau ala Toraja, Ma’tinggoro tedong, yaitu menebas kerbau dengan parang dan hanya dengan sekali tebas. Semakin sore, pesta adu kerbau semakin ramai karena yang diadu adalah kerbau jantan yang sudah memiliki pengalaman berkelahi puluhan kali.
Sebelum diadu, dilakukan parade kerbau. Ada kerbau bule atau albino, ada pula yang memiliki bercak-bercak hitam di punggung yang disebut salepo dan hitam di punggung (lontong boke). Jenis yang terakhir ini harganya paling mahal, bisa di atas Rp 100 juta. Juga terdapat kerbau jantan yang sudah dikebiri—konon cita rasa dagingnya lebih gurih


Adu kerbau diawali dengan kerbau bule.
Partai adu kerbau diselingi dengan prosesi pemotongan kerbau ala Toraja, Ma’tinggoro tedong, yaitu menebas kerbau dengan parang dan hanya dengan sekali tebas. Semakin sore, pesta adu kerbau semakin ramai karena yang diadu adalah kerbau jantan yang sudah memiliki pengalaman berkelahi puluhan kali.
Sebelum diadu, dilakukan parade kerbau. Ada kerbau bule atau albino, ada pula yang memiliki bercak-bercak hitam di punggung yang disebut salepo dan hitam di punggung (lontong boke). Jenis yang terakhir ini harganya paling mahal, bisa di atas Rp 100 juta. Juga terdapat kerbau jantan yang sudah dikebiri—konon cita rasa dagingnya lebih gurih
4.Rambu
Solo

Rambu Solo adalah pesta atau upacara kedukaan /kematian. Adat istiadat yang telah diwarisi oleh masyarakat Toraja secara turun temurun. Bagi keluarga yang ditinggal wajib membuat sebuah pesta sebagai tanda penghormatan terakhir pada mendiang yang telah pergi.
Setelah melewati serangkaian acara, si mendiang di usung menggunakan Tongkonan (sejenis rumah adat khas Toraja) menuju makam yang berada di tebing-tebing dalam goa. Nama makamnya adalah pekuburan Londa.
Yang unik dari upacara rambu solo adalah pembuatan boneka kayu yang dibuat sangat mirip dengan yang meninggal dan diletakkan di tebing.Uniknya lagi… konon katanya, wajah boneka itu kian hari kian mirip sama yang meninggal

Rambu Solo adalah pesta atau upacara kedukaan /kematian. Adat istiadat yang telah diwarisi oleh masyarakat Toraja secara turun temurun. Bagi keluarga yang ditinggal wajib membuat sebuah pesta sebagai tanda penghormatan terakhir pada mendiang yang telah pergi.
Setelah melewati serangkaian acara, si mendiang di usung menggunakan Tongkonan (sejenis rumah adat khas Toraja) menuju makam yang berada di tebing-tebing dalam goa. Nama makamnya adalah pekuburan Londa.
Yang unik dari upacara rambu solo adalah pembuatan boneka kayu yang dibuat sangat mirip dengan yang meninggal dan diletakkan di tebing.Uniknya lagi… konon katanya, wajah boneka itu kian hari kian mirip sama yang meninggal
5.Pasola
Sumba
Ini adalah bagian dari serangkaian
upacara tradisionil yang dilakukan oleh orang Sumba. Setiap tahun pada bulan
Februari atau Maret serangkaian upacara adat dilakukan dalam rangka memohon
restu para dewa agar supaya panen tahun tersebut berhasil dengan baik. Puncak
dari serangkaian upacara adat yang dilakukan beberapa hari sebelumnya adalah
apa yang disebut pasola. Pasola adalah ‘perang-perangan’ yang dilakukan oleh
dua kelompok berkuda. Setiap kelompok teridiri atas lebih dari 100 pemuda
bersenjakan tombak yang dibuat dari kayu berdiameter kira-kira1,5 cm yang
ujungnya dibiarkan tumpul
6.Dugderan

Duderan adalah sebuah upacara yang menandai bahwa bulan puasa telah datang. Dugderan dilaksanakan tepat 1 hari sebelum bulan puasa. Kata Dugder, diambil dari perpaduan bunyi dugdug, dan bunyi meriam yang mengikuti kemudian diasumsikan dengan derr.
Kegiatan
ini meliputi pasar rakyat yang dimulai sepekan sebelum dugderan, karnaval yang
diikuti oleh pasukan merahputih, drumband, pasukan pakaian adat “BHINNEKA
TUNGGAL IKA” , meriam , warak ngendok dan berbagai potensi kesenian yang ada di
Kota Semarang. Ciri Khas acara ini adalah warak Ngendok sejenis binatang rekaan
yang bertubuh kambing berkepala naga kulit sisik emas, visualisasi warak
ngendok dibuat dari kertas warna – warni. Acara ini dimulai dari jam 08.00
sampai dengan maghrib di hari yang sama juga diselenggarakan festival warak dan
Jipin Blantenan
7.Tabuik

Berasal dari kata ‘tabut’, dari bahasa Arab yang berarti mengarak, upacara Tabuik merupakan sebuah tradisi masyarakat di pantai barat, Sumatera Barat, yang diselenggarakan secara turun menurun. Upacara ini digelar di hari Asura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram, dalam kalender Islam.

Berasal dari kata ‘tabut’, dari bahasa Arab yang berarti mengarak, upacara Tabuik merupakan sebuah tradisi masyarakat di pantai barat, Sumatera Barat, yang diselenggarakan secara turun menurun. Upacara ini digelar di hari Asura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram, dalam kalender Islam.
Pada
hari yang telah ditentukan, sejak pukul 06.00, seluruh peserta dan kelengkapan
upacara bersiap di alun-alun kota.Para pejabat pemerintahan pun turut hadir
dalam pelaksanaan upacara paling kolosal di Sumatera Barat ini.
Satu
Tabuik diangkat oleh para pemikul yang jumlahnya mencapai 40 orang. Di belakang
Tabuik, rombongan orang berbusana tradisional yang membawa alat musik perkusi
berupa aneka gendang, turut mengisi barisan. Sesekali arak-arakan berhenti dan
puluhan orang yang memainkan silat khas Minang mulai beraksi sambil diiringi
tetabuhan.
Saat
matahari terbenam, arak-arakan pun berakhir. Kedua Tabuik dibawa ke pantai dan
selanjutnya dilarung ke laut. Hal ini dilakukan karena ada kepercayaan bahwa
dibuangnya Tabuik ini ke laut, dapat membuang sial. Di samping itu, momen ini
juga dipercaya sebagai waktunya Buraq terbang ke langit, dengan membawa segala
jenis arakannya
8.Ngaben



Ngaben adalah upacara pembakaran atau kremasi jenazah umat Hindu Bali.
Dalam prosesi Ngaben, ketika api mulai disulut, perlahan-lahan kobaran api akan membesar dan mulai berkobar menyulut sosok jenazah. Lama-kelamaan kobaran api mulai menghanguskan jazadnya yang dipercaya akan melepaskan segala ikatan keduniawian dari orang yang meninggal itu. Bila ikatan keduniawian telah terlepas, maka semakin terbukalah kesempatan untuk melihat kebenaran dan keabadian kesucian Illahi di alam sana.
Beberapa hari sebelum upacara Ngaben dilaksanakan, keluarga dari orang yang meninggal dibantu oleh masyarakat membuat “Bade dan Lembu” yang sangat megah terbuat dari kayu, kertas warna-warni dan bahan lainnya. “Bade dan Lembu” ini merupakan tempat jenazah yang nantinya dibakar



Ngaben adalah upacara pembakaran atau kremasi jenazah umat Hindu Bali.
Dalam prosesi Ngaben, ketika api mulai disulut, perlahan-lahan kobaran api akan membesar dan mulai berkobar menyulut sosok jenazah. Lama-kelamaan kobaran api mulai menghanguskan jazadnya yang dipercaya akan melepaskan segala ikatan keduniawian dari orang yang meninggal itu. Bila ikatan keduniawian telah terlepas, maka semakin terbukalah kesempatan untuk melihat kebenaran dan keabadian kesucian Illahi di alam sana.
Beberapa hari sebelum upacara Ngaben dilaksanakan, keluarga dari orang yang meninggal dibantu oleh masyarakat membuat “Bade dan Lembu” yang sangat megah terbuat dari kayu, kertas warna-warni dan bahan lainnya. “Bade dan Lembu” ini merupakan tempat jenazah yang nantinya dibakar
Sumber:
Kaskus.Us
Baju
Kebaya yang ada disini merupakan baju yang memang benar-benar asli dari Indonesia,
pakaian adat hasil warisan kita yang telah ada , Entah kapan Masyarakat
Nusantara menggunakan Kebaya tetapi yang jelas bahwa Model Pakaian Kebaya ada
juga di Negara Asia, Afrika bahkan di Eropa. Meskipun sekarang kita sudah ada
di zaman modern, namun Baju Kebaya masih tetap banyak dipakai dan sangat
berkembang. (2012)
Meskipun
desain Baju Kebaya yang sekarang sudah berbeda dengan desain model Baju Kebaya
zaman dahulu, namun para designer Baju Kebaya tidak melupakan ciri khas yang
ada dalam Baju Kebaya terbaru yang saat ini banyak beredar di pasaran. Hal
tersebut dibuat agar Baju Kebaya zaman sekarang, tidak kehilangan identitasnya
sebagai baju warisan Nusantara.
Dibawah
ini Anda dapat melihat berbagai model, berbagai desain model baju kebaya
terbaru rancangan dari beberapa designer asli Indonesia yang diantaranya
berupa : fashion kebaya, kebaya anak, model baju kebaya modern, desain kebaya
wisuda, kebaya dress, foto kebaya, kebaya ovj, model kebaya bali, model kebaya
pengantin, kebaya jawa, model kebaya modern muslim, kebaya amy atmanto, design
kebaya, model baju kebaya muslim, model kebaya pernikahan, dan kebaya
modifikasi.
Lihat
juga : -Kebaya Nusantara – Alat
Musik Tradisional Indonesia –
Pakaian
Adat Tradisional Indonesia –
Tarian Adat
di Nusantara – Rumah Adat
di Indonesia
Alat
Musik Tradisional Indonesia – adalah
aset budaya Indonesia selain Rumah Adat Indonesia, Tarian Tradisional
Indonesia dan Pakaian Tradisional Indonesia.
Alat
Musik Tradisional Indonesia atau yang biasa juga disebut dengan alat musik
daerah Indonesia sangat banyak sekali karena biasanya masing-masing provinsi
mempunyai alat musik tradisional masing-masing.
ANGKLUNG
Alat
Musik Tradisional Angklung Jawa Barat
Angklung
adalah alat musik yang secara tradisional berkembang di masyarakat Jawa Barat.
Alat musik ini dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi
disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi.
BEDUG
Alat
Musik Tradisional Bedug
Bedug
merupakan alat musik tradisional yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu,
yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi pada zaman dahulu, baik dalam
kegiatan ritual keagamaan maupun komunikasi antar masyarakat. Saat ini Bedug
biasanya digunakan untuk memberi tahu masyarakat saat memasuki waktu shalat
fardhu. Bedug biasanya juga digunakan saat masyarakat mengadakan takbir
keliling untuk menyambut hari raya Idul Fitri atau hari raya Idul Adha.
CALUNG
Alat
Musik Calung
Dilihat
dari bentuknya, banyak masyarakat yang menyamakan Calung dengan Angklung.
Meskipun hampir sama, namun cara membunyikan alat musik tersebut sangat
berbeda. Angklung agar keluar bunyinya hanya digoyangkan, sedangkan cara
menabuh Calung harus dengan cara memukul batang-batang bambu.
GAMELAN
Alat
Musik Gamelan Jawa
Gamelan
berasal dari bahasa Jawa yang artinya memukul atau menabuh. Beberapa provinsi
yang sampai saat ini masih memakai gamelan saat acara-acara adat yaitu Jawa
Timur, Jawa Tengah maupun di Bali. Gamelan saat ini juga makin terkenal saat
dipakai untuk acara komedi yang sangat populer di televisi yaitu Opera Van Java
(OVJ).
KACAPI
Alat
Musik Kacapi Sunda
Alat
musik kacapi sangat populer di kalangan masyarakat Sunda dan dipakai saat
acara-acara yang berhubungan dengan kebudayaan.
KOLINTANG
Alat
Musik Kolintang Minahasa Sulawesi Utara
Alat
musik Kolintang merupakan alat musik asli daerah Minahasa Sulawesi Utara. Nama
kolintang menurut masyarakat Minahasa berasal dari suaranya: tong (nada
rendah), ting (nada tinggi) dan tang (nada biasa). Dalam bahasa daerah setempat
berarti, ajakan “Mari kita lakukan TONG TING TANG” adalah: ” Mangemo
kumolintang”. Ajakan tersebut akhirnya berubah menjadi kata kolintang agar
mudah dilafal oleh masyarakat.
PERERET PENGASIH-ASIH
Pereret
Pengasih-asih Alat Musik Tradisional Bali
Pereret
Pengasih-asih merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Jembrana Bali.
Alat musik tersebut mirip dengan alat musik terompet, namun terbuat dari kayu
yang dibentuk sedemikian rupa yang akhirnya mengeluarkan bunyi-bunyian seperti
terompet.
REBAB
Alat
Musik Daerah “Rebab”
Alat
musik Rebab sendiri awalnya berasal dari jazirah Arab. Awal masuk ke Indonesia
sekitar abad ke-8 saat para saudagar Arab memulai invasi dagang ke beberapa
daerah pesisir Sumatera dan pesisir Jawa. Alat musik Rebab sendiri merupakan
alat musik gesek yang terdiri dari 2 atau tiga utas senar.
REBANA
Alat
Musik Tradisional Rebana
Alat
musik Rebana asal usulnya berasal dari Jazirah Arab seperti halnya Rebab. Alat
musik Rebana sendiri biasanya digunakan dalam kesenian yang bernafaskan agama
Islam seperti hadrah ataupun saat membaca shalawat burdah.
SALUANG
Alat
Musik Tradisional Saluang dari Minangkabau
Alat
musik Salang merupakan alat musik tradisional masyarakat Minangkabau Sumatera
Barat. Alat musik tersebut merupakan alat musik tiup yang serupa dengan alat
musik seruling, namun pembuatannya lebih sederhana yaitu dengan melubangi bambu
tipis atau yang biasa disebut oleh masyarakat Minang dengan talang sebanyak 4
lubang.
SASANDO
Sasando,
Alat Musik Tradisional Asal Rote
Sasando
merupakan alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari Pulau Rote Nusa
Tenggara Timur. Sasando sendiri berasal dari kata Sari (petik) dan Sando
(getar) yang kalau digabungkan memiliki makna bergetar saat dipetik.
Sasando dimainkan dengan dua tangan dari arah berlawanan, kiri ke kanan dan
kanan ke kiri. Tangan kiri berfungsi memainkan melodi dan bas, sementara
tangan kanan bertugas memainkan accord.
SAMPEK
Sampek,
Alat Musik Tradisional Suku Dayak dari Kalimantan
Sampek
merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Kalimantan tepatnya biasanya
digunakan oleh Suku Dayak. Alat musik ini terbuat dari berbagai jenis kayu.
Namun, yang paling sering dijadikan bahan adalah kayu arrow, kayu kapur, dan
kayu ulin dan dibuat secara tradisional. Proses pembuatan bisa memakan waktu
berminggu minggu. Dibuat dengan 3 senar, 4 senar dan 6 senar. Biasanya sampek
akan diukir sesuai dengan keinginan pembuatnya.
TALEMPONG
Talempong,
Alat Musik Daerah Minangkabau Sumatera Barat
Talempong
merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Minangkabau Sumatera Barat.
Alat musik tersebut termasuk dalam alat musik pukul seperti halnya Gamelan yang
ada di Jawa. Bahkan bentuknya pun juga hampir sama dengan Gamelan. Saat ini
Talempong yang ada dimasyarakat kebanyakan terbuat dari kuningan meskipun masih
ada juga Talempong yang terbuat dari kayu maupun batu. Talempong biasanya
berbentuk lingkaran dengan diameter 15 sampai 17,5 sentimeter, pada bagian bawahnya
berlubang sedangkan pada bagian atasnya terdapat bundaran yang menonjol
berdiameter lima sentimeter sebagai tempat untuk dipukul.
TAMBO
Tambo,
Alat Musik Tradisional dari Aceh
Alat
musik Tambo merupakan alat musik yang berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam.
Cara penggunaan alat ini sama seperti Tambur yaitu dengan cara dipukul. Dulunya
alat tradisional tersebut dipakai sebagai tanda saat memasuki waktu shalat
fardhu.
TRITON
Triton,
Alat Musik Tradisional dari Papua
Triton
merupakan alat musik yang cara penggunaannya yaitu dengan ditiup. Alat musik
tradisional ini berasal dari Papua. Alat musik ini tersebar di pesisir pantai
yang ada di Papua dan digunakan sebagai alat komunikasi dan sebagai alat
panggil kepada orang lain.
ALAT MUSIK TRADISIONAL TIFA
Tifa,
Alat Musik Tradisional Maluku
Tifa,
Alat Musik Tradisional dari Papua
Alat
musik tradisional Tifa termasuk jenis alat musik pukul. Tifa terbuat dari
sebatang kayu yang dikosongi atau dihilangkan isinya dan pada salah satu sisi
ujungnya ditutupi, dan biasanya penutupnya digunakan kulit rusa yang telah
dikeringkan untuk menghasilkan suara yang bagus dan indah.
TEROMPET REOG
Alat
Musik Terompet Reog
Terompet
Reog merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Ponorogo Jawa Timur.
Alat musik ini biasanya digunakan sebagai pengiring saat pertunjukan Reog
Ponorogo. Alat musik ini termasuk dalam jenis alat musik tiup.
Tulisan
dalam pengembangan , Mohon Koreksi kalau ada kesalahan dan ditambahkan bila
masih ada yang kurang dan dapat disalin tanpa izin terlebih dahulu
Lihat juga : -Kebaya Nusantara – Alat
Musik Tradisional Indonesia –
Pakaian
Adat Tradisional Indonesia –
Tarian
Adat di Nusantara – Rumah Adat
di Indonesia
Pakaian
Adat Tradisional Indonesia – PAKAIAN
ADAT NUSANTARA
Indonesia salah satu negara yang sangat kaya akan budaya. Masing-masing suku yang tersebar di 33 provinsi yang ada di Indonesia memiliki ciri khas masing-masing terhadap budaya yang mereka anut seperti adanya perbedaan dalam pakaian adat, tari tradisonal dan rumah adat.
Indonesia salah satu negara yang sangat kaya akan budaya. Masing-masing suku yang tersebar di 33 provinsi yang ada di Indonesia memiliki ciri khas masing-masing terhadap budaya yang mereka anut seperti adanya perbedaan dalam pakaian adat, tari tradisonal dan rumah adat.
Pakaian
adat atau yang biasa disebut pakaian tradisional dari masing-masing provinsi
ini memiliki suatu cerita masing-masing, namun disini saya hanya akan
memberikan nama-nama pakaian adat nusantara beserta gambarnya masing-masing.
Baju
ADAT ACEH / Pakaian Adat Aceh
Pakaian
tradisional aceh biasa disebut Ulee Balang. Pakaian tersebut biasanya digunakan
oleh para raja dan keluarganya.
Pakaian
Adat Aceh “Ulee Balang”
BAJU
ADAT SUMATERA UTARA / PAKAIAN ADAT SUMATERA UTARA
Pakaian
tradisional Sumatera Utara biasa disebut dengan Ulos. Pakaian adat Ulos
dianggap oleh masyarakat suku Batak Karo sebagai ajimat yang mempunyai daya
magis tertentu.
Pakaian
Adat Sumatra Utara “Ulos”
BAJU
ADAT SUMATERA BARAT / PAKAIAN ADAT SUMATERA BARAT
Pakaian
tradisional Sumatera Barat di bagi menjadi 2 yaitu Pakaian Penghulu dan Pakaian
Adat Bundo Kanduang yang terdapat di daerah Minangkabau Sumatra Barat.
Pakaian
Penghulu
Pakaian
Adat Sumatra Barat “Bundo Kanduang”
Pakaian
Adat Padang
BAJU
ADAT RIAU / PAKAIAN ADAT RIAU
Pakaian
Adat di Riau biasa disebut dengan Pakaian Tradisional Melayu. Ada 3 macam
Pakaian Adat Melayu yang ada di Riau, tergantung dari daerah tersebut.
Pakaian
Adat Melayu “Siak Riau”
Pakaian
Adat Melayu “Indragiri Riau”
Pakaian
Adat “Bengkalis Riau”
BAJU
ADAT JAMBI / PAKAIAN ADAT JAMBI
Pakaian
tradisional Jambi seperti yang ada di daerah Pulau Sumatera yang lain, juga
disebut dengan pakaian Adat Melayu. Pakaian adat melayu Jambi biasanya lebih
mewah daripada pakaian yang digunakan sehari-hari karena disulam dengan benang
emas dan dihiasi dengan berbagai hiasan untuk kelengkapannya.
Pakaian
Adat Melayu Jambi
BAJU
ADAT SUMATERA SELATAN / PAKAIAN ADAT SUMATERA SELATAN
Pakaian
tradisional masyarakat Sumatera Selatan biasa disebut dengan nama Aaesan Gede.
Baju adat ini terinspirasi dari zaman kerajaan Sriwijaya yang dulunya berjaya
di daerah Sumatera Selatan.
Pakaian
Adat Sumatera Selatan Aesan Gede
BAJU
ADAT BENGKULU / PAKAIAN ADAT BENGKULU
Pakaian
Adat Bengkulu
BAJU
ADAT LAMPUNG / PAKAIAN ADAT LAMPUNG
Pakaian
tradisional Lampung biasanya di dominasi oleh warna putih dengan diselingi
motif warna merah dan kuning keemasan sehingga terkesan putih bersih namun
tetap terlihat elegan.
Pakaian
Adat Lampung
BAJU
ADAT BANGKA BELITUNG / PAKAIAN ADAT BANGKA BELITUNG
Pakaian
pengantin tradisional Bangka Belitung biasa disebut dengan nama “Paksian”.
Pengantin perempuan biasanya memakai baju kurung berwarna merah yang berbahan
kain sutra. Kepala mempelai wanita biasanya memakai mahkota yang biasa disebut
dengan nama Paksian. Sedangkan pengantin pria menggunakan Sorban atau yang
biasa disebut masyarakat Bangka Belitung sebagai Sungkon.
Pakaian
Adat Bangka Belitung
BAJU
ADAT JAKARTA / PAKAIAN ADAT DI JAKARTA
Pakaian
tradisional Jakarta biasa disebut dengan nama Pakaian Adat Betawi yang
dipengaruhi dari berbagai corak masyarakat Jakarta yang sangat beragam
diantaranya dipengaruhi oleh budaya Arab, China, Melayu dan Budaya Barat.
Pakaian
Adat Pengantin Betawi
BAJU
ADAT JAWA BARAT / PAKAIAN ADAT JAWA BARAT
Pakaian
Adat Jawa Barat Jabar
BAJU
ADAT JAWA TENGAH / PAKAIAN ADAT JAWA TENGAH
Pakaian
Adat Jawa Tengah Jateng
BAJU
ADAT JAWA TIMUR / PAKAIAN ADAT JAWA TIMUR
Pakaian
Adat Jawa Timur Jatim
Pakaian
Adat Madura
BAJU
ADAT / PAKAIAN ADAT DI YOGYAKARTA
Pakaian
Adat Yogyakarta
BAJU
ADAT BANTEN / PAKAIAN ADAT BANTEN
Pakaian
Adat Banten
BAJU
ADAT BALI / PAKAIAN ADAT BALI
Pakaian
Adat Bali
Baju
Adat / Pakaian Adat Nusa Tenggara Timur NTT
Pakaian
Adat Nusa Tenggara Timur NTT
Baju
/ Pakaian Adat Nusa Tenggara Barat NTB
Pakaian
Adat Nusa Tenggara Barat NTB
Baju
/ Pakaian Adat Kalimantan Barat
Pakaian
Adat Kalimantan Barat
Baju
/ Pakaian Adat Kalimantan Tengah
Pakaian
Adat Kalimantan Tengah
Baju
/ Pakaian Adat Kalimantan Timur
Pakaian
Adat Kalimantan Timur
Baju
/ Pakaian Adat Sulawesi Utara
Pakaian
Adat Sulawesi Utara
Baju
/ Pakaian Adat Sulawesi Tengah
Pakaian
Adat Sulawesi Tengah
Baju
/ Pakaian Adat Sulawesi Selatan
Pakaian
Adat Sulawesi Selatan
Pakaian
Adat Toraja
Baju
/ Pakaian Adat Sulawesi Tenggara
Pakaian
Adat Sulawesi Tenggara
Baju
/ Pakaian Adat Gorontalo
Pakaian
Adat Gorontalo
Baju
/ Pakaian Adat Maluku
Baju
/ Pakaian Adat Maluku Utara
Pakaian
Adat Maluku Utara
Baju
/ Pakaian Adat Papua
Pakaian
Adat Papua
Baju
/ Pakaian Adat Papua Barat
Pakaian
Adat Papua Barat
Sumber
: Situs Dunia Maya
Tulisan dalam pengembangan , Mohon
Koreksi kalau ada kesalahan dan ditambahkan bila masih ada yang kurang dan
dapat disalin tanpa izin terlebih dahulu
Lihat juga : -Kebaya Nusantara – Alat
Musik Tradisional Indonesia –
Pakaian
Adat Tradisional Indonesia –
Tarian
Adat di Nusantara – Rumah Adat
di Indonesia
Tarian
Adat di Nusantara
Indonesia, mempunyai banyak sekali
tarian-tarian daerah yang bersumber dari seluruh provinsi di Indonesia.
Masing-masing tari daerah mempunyai ciri-ciri dan mempunyai ke-khasan
tersendiri dan tidak dapat dibanding dengan tarian yang dari daerah lainnya.
Indonesia merupakan negara terkenal
karena kaya akan budaya, kaya akan kesenian dan kaya akan tari-tarian
tradisional.
Dibawah ini hanya sebagian kecil
jenis tarian daerah nusantara yang sempat kami kumpulkan.
1.
Tari-tarian Daerah Istimewa Aceh
Tari Seudati, berasal dari Arab
dengan latar belakang agama Islam. Sebuah tarian dinamis penuh keseimbangan
dengan suasana keagamaan. Tarian ini sangat disenangi dan terkenal di daerah
Aceh.
Tari Seudati
Tari Saman Meuseukat, di lakukan
dalam posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari dengan syair
penuh ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam
Tari Saman Meuseukat
2.
Tari-tarian Daerah Bali
Tari legong, merupakan tarian yang
berlatar belakang kisah cuinta Raja dari lasem. Diterikan secara dinamis dan
memikat hati.
Tari legong Bali
Tari Kecak, sebuah tari berdasarkan
cerita dan Kitab Ramayana yang mengisahken tentang bala tentara monyet dari
Hanuman dari Sugriwa.
Tari Kecak
Tari Pendet pada awalnya merupakan
tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di
Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke
alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah
Pendet menjadi “ucapan selamat datang”, meski tetap mengandung anasir yang
sakral-religius. Pencipta/koreografer bentuk modern tari ini adalah I Wayan
Rindi.
Tari Pendet
3.
Tari-tarian Daerah Bengkulu
Tari Andun, dari Bengkulu Selatan
ini merupakan sebuah tarian guna menyambut para tamu yang dihormati.
Tari Andun
Tari Bidadari Teminang Anak, tarian
ini dapat pula diartikan bidadari meminang anak. Tarian adat ini berasal dari
Rejang Lebong.
Tari Bidadari Teminang Anak
4.
Tari-tarian Daerah DKI Jakarta
Tari Topeng, merupakan sebuah tari
tradisional Betawi dalam menyambut tamu agung.
Tari Topeng
Tari Yopong, adalah tari persembahan
untuk menghormati tamu negara.

Tari Yopong
5.
Tari-tarian Daerah Jambi
Tari Sekapur Sirih, merupakan tari
persembahan. Tari adat jambi ini hanyak persamaannya dengan tari Melayu.
Tari Sekapur Sirih
Tari Selampir Delapan, merupakan
tari pergaulan muda-mudi dan sangat digemari di daerah Jambi.
Tari Selampir
6.
Tari-tarian Daerah Jawa Barat
Tari Topeng Kuncaran, merupakan
sebuah tarian yang mengisahkan dendam kesumat seorang raja karena cintanya
ditolak.
Tari Topeng Kuncaran
Tari Merak, sebuah tari yang
mengisahkan kehidupan burung merak yang serba indah dan memukau.
Tari Merak
7.
Tari-tarian Daerah Jawa Tengah
Tari Serimpi, sebuah tarian keraton
pada masa silam dengan suasana lembut, agung dan menawan.
Tari Serimpi
Tari Blambangan Cakil, mengisahkan
perjuangan Srikandi melawan Buto Cakil (raksasa). Sebuah perlambang penumpasan
angkara murka.
Tari Blambangan Cakil
8.
Tari-tarian Daerah JawaTimur
Tari Remong, sebuah tarian dari
Surabaya yang melambangkan jiwa, kepahlawanan. Ditarikan pada waktu menyambut
para tamu.
Tari Remong
Reog Ponorogo, merupakan tari daerah
Jawa Timur yang menunjukkan keperkasaan, kejantanan dan kegagahan.
Reog Ponorogo
9.
Tari-tarian Daerah kalimantan Barat
Tari Monong, merupakan tari penolak
penyakit agar si penderita dapat sembuh kembali penari berlaku seperti dukun
dengan jampi-jampi
Tari Monong
Tari Zapin Tembung, Merupakan suatu
tari pergaulan dalam masyarakat Kalimantan Barat.
Tari Zapin Tembung
10.
Tari-tarian Daerah Katimantan Selatan
Tari Baksa Kembang, merupakan tari
selamat datang pada tamu agung dengan menyampaikan untaian bunga.
Tari Baksa Kembang
Tari Radab rahayu, di pertunjukan
pada upacara tepung tawar, sebelum pengantin pria dan wanita di persandingkan.
Tari Radab Rahayu
11.
Tari-tarian Daerah Kalimantan tengah
Tari Tambun dan bungai, Merupakan
tari yang mengisahkan kepahlawanan Tambun dan Bungai Dalam mengusir musuh yang
akan merampas panen rakyat.
Tari Tambun dan Bungai
Tari Balean Dadas, Merupakan tarian
guna memohon kesembuhan bagi mereka yang sakit.
12.
Tari-tarian : Daerah Kalimantan Timur
Tari Gong, di pertunjukan pada
upacara penyambutan terhadap tatmu agung. Dapat pula di pertunjukan sewaktu
lahir seorang bayi kepala suku.
Tari Gong
Tari perang, Tari yang
mempertunjukan dua orang pemuda dalam memperebutkan seorang gadis.
Tari perang
13.
Tari-tarian Daerah Lampung.
Tari Jangget, adalah tarian untuk
upacar-upacara peradatan. Tarian ini melambangkan keluhuran budi dan susila
rakyat Lampung.
Tari Jangget
Tari Malinting, merupakan sebuah
tari berlatar belakang cerita rakyat Lampung. Menceritakan tentang kunjungan
Sunan Gunung Jati ke Keraton Pulung.
Tari Malinting
14.
Tari-tarian Daerah Maluku
Tari Lenso. merupakan tari pergaulan
bagi segenap lapisan rakyat masyarakat Maluku.
Tari Lenso
Tari Cakalele, adalah tari Perang Yang
melukiskan jiwa kepahlawanan yang gagah perkasa.
Tari Cakalele
15.
Tari-Tarian Daerah Maluku Utara
Tari Perang, Tarian rakyat untuk
menyambut para pahlawan yang pualng dari medan juang.
Tari Perang Maluku
Tari Nahar Ilaa, tarian pengikat persahabatan
pada waktu “panas Pela” kesepakatan kampung untuk membangun.
16.
Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Barat
Tari Mpaa Lenggogo, sebuah tarian
guna menyambut Maulid Nahi Muhammad SAW. Tarian ini juga scring dipertunjukkan
pada upacara-upacara perkawinan atau upacara khitanan keluarga raja.
Tari Mpaa Lenggogo
Tari Batunganga, sebuah tari
berlatar belakang cerita rakyat. Mengisahkan tentang kecintaan rakyat terhadap
putri raja yang masuk ke dalam batu. Mereka memohon agar sang putri dapat
keluar dari dalam batu itu.
17.
Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Timur
Tari Perang, tari yang menunjukkan
sifat-sifat keperkasaan dan kepandaian mempermainkan senjata. Senjata yang
dipakai berupa cambuk dan perisai.
Tari Perang Nusa Tenggara Timur
Tari Gareng Lameng, dipertunjukkan
pada upacara khitanan. Tari ini berupa ucapan selamat serta mohon berkat kepada
Tuhan agar yang dikhitan sehat lahir batin dan sukses dalam hidupnya.
Tari Gareng Lameng
18.
Tari-tarian Daerah Papua Barat dan Tengah
Tari Suanggi, tarian yang
mengisahkan seorang suami ditinggal mati istrinya yang menjadi korban angi-angi
(jejadian).
Tari Perang, tari yang melambangkan
kepahlawanan, dan kegagahan rakyat Papua.
Tari Perang Papua
29.
Tari-tarian Daerah Papua Timur
Tari Selamat Datang, tari yang
mempertunjukan kegembiraan hati penduduk dalam menyambut para tamu yang
dihormati.
Tari Selamat Datang
Tari Musyoh, merupakan tari sakral
dalam upaya mengusir arwah or¬ang meninggal karena kecelakaan.
20.
Tari-tarian Daerah Riau
Tari Tandak, merupakan tari
pergaulan yang sangat di gemari di daerah Riau.
Tari Tandak
Tari Joged Lambak, adalah tari
pergaulan muda-mudi, yang sangat populer dan disenangi.
Tari Joged Lambak
21
Tari-tarian Daerah Sulawesi Selatan
Tari Kipas, tari yang mempertunjukkan
kemahiran para gadis dalam memainkan kipas samhil mengikuti alunan lagu.
Tari Kipas
Tari Bosara, merupakan tarian
untuk menyambut para tamu terhormat. Gerakan-gerakan badannya sangat luwes.
Tari Bosara
22.
Tari-tarian Daerah Sulawesi Tengah
Tari Lumense
Tari Peule Cinde, termasuk pula
tarian untuk menyambut tamu agung. Puncak acaranya adalah dengan menaburkan
bunga bagi para tamu.
23.
Tari-tarian Daerah Sulawesi Tenggara
Tari Balumpa, merupakan tari selamat
datang dalarn menyambut tamu agung. Tari rakyat ini berasal dari Buton.

Tari Balumpa
Tari Dinggu, melambangkan sifat
kegotong royongan dalam kerja bersama sewaktu menumbuk padi. Sentuhan alu pada
lesung merupakan irama tersendiri yang menyentuh hati.
24.
Tari-tarian Daerah Sulawesi Utara
Tari Maengket, merupakan tari
pergaulan yang dilakukan secara berpasang-pasangan. Menggambarkan suasana kasih
sayang dan cumbuan.
Tari Maengket
Tari Polopalo, adalah tari pergaulan
bagi muda-mudi daerah Gorontalo.
Tari Polopalo
25.
Tari-tarian Daerah Sumatra Barat
Tari Piring : Sebuah tari
tradisional yang melambangkan suasana kegotong royongan rakyat dalam menunaikan
tugasnya. Siang hari mengerjakan sawah ladang dan malam harinya bersukaria
bersama-sama.
Tari Piring Minangkabau
Tari Payung : Ditarikan oleh
sepasang muda-mudi dengan payung di tangan, sang pria melindungi kepala sang
wanita, sebuah perlamban perlindungan lelaki terhadap wanita.
Tari Payung
26.
Tari-tarian Daerah Sumatra Selatan
Tari Tanggai, merupakan sebuah
tarian dalam menyambut para tamu disertai upacara kebesaran adat.
Tari Tanggai
Tari Putri Bekhusek, artinya sang
putri yang sedang bermain. Tari ini sangat populer di Kabupaten Ogan Komering Ulu
dan melamhangka kemakmuran daerah Sumatra Selatan.
Tari Putri Bekhusek
27.
Tari-tarian Daerah Sumatra Utara
Tari Serampang Dua Belas, Sebuah
tari Melayu dengan irama joged diiringi musik dengan pukulan gendang ala
Amerika Latin. Serampang dua belas merupakan tari pergaulan.
Tari Serampang Dua Belas
Tari Tor Tor, Sebuah tari dari
daerah Batak dengan latar belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam
suasana khusuk.
Tari Tor Tor
28.
Tari-tarian Daerah Istimewa Yogyakarta
Tari Serimpi Sangu Pati, sebuah
tarian keraton pada masalalu disertai suara gamelan dengan gerak tari yang
lembut.
Tari Serimpi Sangu Pati
Tari Bedaya, merupakan tarian
keraton yang di tarikan oleh 9 putri dengan irama yang lemah gemulai.
Tari Bedaya
Mohon Koreksi kalau ada kesalahan
dan ditambahkan bila masih ada yang kurang
Rumah
Adat Tradisional di Indonesia
Indonesia adalah negara yang
mempunyai suku bangsa serta kebudayaan yang beragam, termasuk salah satunya
rumah adat. Di bawah ini aku akan memberikan gambar masing-masing rumah adat
setiap provinsi di Indonesia dan namanya.1. Nanggroe Aceh Darussalam

Rumoh Aceh

Rumoh Aceh
2. Sumatra Utara

Rumah Balai Batak Toba

Rumah Balai Batak Toba
4. Riau

Rumah Melayu Selaso Jatuh kembar

Rumah Melayu Selaso Jatuh kembar
6. Kepulauan Riau

Rumah Limas Potong

Rumah Limas Potong
7. Jambi

Rumah Panggung

Rumah Panggung
8. Bengkulu

Rumah Bubungan Lima

Rumah Bubungan Lima
9.Sumatra Selatan

Rumah Limas

Rumah Limas
10. Bangka Belitung

Rumah Panggung (tetapi belum mempunyai rumah adat secara resmi)

Rumah Panggung (tetapi belum mempunyai rumah adat secara resmi)
11. Lampung

Nuwo Sesat

Nuwo Sesat
12. Banten

Rumah Panggung Banten

Rumah Panggung Banten
13.DKI jakarta

Rumah Kebaya

Rumah Kebaya
14. Jawa Barat

Kesepuhan

Kesepuhan
15. Jawa Tengah

Joglo

Joglo
16. Daerah Istimewa Yogyakarta

Rumah Joglo

Rumah Joglo
17.Jawa Timur

Rumah Joglo

Rumah Joglo
18. Bali

Gapura Candi Bentar

Gapura Candi Bentar
20.Nusa Tenggara Timur

Sao Ata Mosa Lakitana

Sao Ata Mosa Lakitana
21. Kalimantan Barat


Rumah Panjang
22. Kalimantan Timur

Rumah Betang

Rumah Betang
23. Kalimantan Selatan

Rumah Banjar

Rumah Banjar
24.Kalimantan Timur

Rumah Lamin

Rumah Lamin
25. Sulawesi Utara

Boolang Mongondow

Boolang Mongondow
26. Gorontalo

Bandayo Pomboide

Bandayo Pomboide
27.Sulawesi tengah

Souraja / rumah besar

Souraja / rumah besar
28. Sulawesi Selatan

Rumah Tongkongan

Rumah Tongkongan
29. Sulawesi Tenggara


Rumah Laikas
30. Maluku

Baileo

Baileo
31. Papua Barat

Honai

Honai
32. Papua Tengah

Rumah Honai

Rumah Honai
33.Papua Barat

Honai

Honai
Tulisan dalam pengembangan , Mohon
Koreksi kalau ada kesalahan dan ditambahkan bila masih ada yang kurang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar